Bolmong

Kerusakan Lahan Pertanian Capai 20 Hektar

pertanian bolmong

BOLMONG – Gagal panen di Bolmong makin bertambah. Jika sebelumnya hanya 11,5 hektar, saat ini sudah menjadi 20 hektar.

Informasi yang dihimpun, gagal panen di persawahan yang ada di Kecamatan Sang Tombolang, padahal sebelumnya baru seluas 11,5 Ha  yang gagal panen di wilayah Dumoga dan Lolayan akibat banjir.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bolmong Ir Taufik Mokoginta mengatakan, memang untuk gagal paen di Bolmong sudah mencapai 20 Ha. Namun dirinya percaya tidak akan mengganggu hasil panen di Bolmong yang selalu memiliki hasil baik setiap tahunnya. “Saya yakin ini tidak akan menggangu hasil panen di Bolmong,” ujar Mokoginta, kemarin.

Lanjutnya lagi, selain banjir yang melanda di Dumoga dan Lolayan berdampak pada hasil panen, hama tikus juga mulai menyerang. “Bantuan bibit untuk mengatasi sawah yang gagal panen juga sudah dipersiapkan,” ucapnya.

Kabid Tanaman Pangan Holtikultura dan Aneka Tanaman Dinas Pertanian dan Peternakan Bolmong Sahrul Dosa SP mengatakan, khusus di Bolmong dari target sebelumnya 266 ton gabah kering siap giling, kini menjadi 250 ton gabah kering siap giling dari target 644,575 ton GK, dan sampai dengan bulan Juli, produksi padi GK sudah mencapai 172,166 ton atau sudah 76,08 persen. “Walaupuan dipastikan triwulan III dan IV mengalami penurunan. Namun Bolmong dipastikan capai target tahun ini,” katanya. (*)

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: