Bolmong

Waspada Wabah Penyakit Pasca Banjir

BOLMONG – Banjir yang terjadi di Desa Domisil, Pangi dan Pangi Timur Kecamatan Sang Tombolang mulai surut. Namun, masyarakat menghawatirkan wabah penyakit yang rentan terjadi setelah bencana banjir. “Kami masih sulit mendapatkan air bersih karena di air di sumur masih keruh. Namun, ada mobil bantuan dari pemkab yang mengangkut air. Saat ini juga sangat rentan terjadi wabah penyakit,” kata Yohan Paparang, warga Desa Pangi.

Beberapa titik banjir beberapa waktu lalu mulai surut. Terlihat warga kembali melanjutkan aktifitasnya, seperti pembersian kotoran-kotoran yang berada di kediaman masing-masing. Bahkan, barang-barang warga yang sempat diungsikan ke rumah-rumah kerabat sudah diangkat kembali. “Warga yang mengungsi ke rumah saudaranya sudah kembali ke kediaman masing-masing,” kata kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong Haris Dilapanga. beberapa warga juga  mulai terserang penyakit kulit seperti gatal-gatal. Bantuan sosial dari pemerintah daerah terus berdatangan. “Bantuan berupa makanan memang banyak. Minimal bisa mengurangi beban kami,” imbuh Yohan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bolmong dr Erman Paputungan mengatakan, mayoritas warga khususnya korban banjir dan longsor ini, yang terkena penyakit seperti hipertensi, gatal-gatal, asam urat dan maag. “Ada dua posko kesehatan. Di desa Domisil di lapangan olahraga, dan di desa Pangi Timur poskonya di gereja GMIBM. Stok obat-obatan juga masih tersedia,” kata mantan direktur RSUD Datoe Binangkang Lolak ini. (sal)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: