Kotamobagu

Perangkat Kelurahan dan Desa di Kotamobagu Dilarang Gaptek

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Para perangkat kelurahan dan desa di lingkup pemerintah Kota Kotamobagu tidak hanya akan dituntut untuk meningkatkan kinerja dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.

Tahun ini Pemerintah Kota Kotamobagu akan mewajibkan para perangkat kelurahan dan desa menguasai teknologi, khususnya harus mampu mengoprasikan komputer dan smartphone.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, dengan perubahan sistem pelayanan dari manual ke pelayanan berbasis teknologi, maka sangat penting bagi para perangkat untuk menguasai teknologi. Belum lagi, bagi perangkat yang saat ini sedang melaksanakan tugas, diwajibkan memiliki ijazah minimal SMA sederajat.

“Tujuan utamanya adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Perkembangan zaman sudah menuntut perangkat kelurahan/desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Karenanya, perangkat kelurahan harus bisa mengoperasikan komputer dan tahu menggunakan smartphone,” kata Sahaya Mokoginta.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Anas Tungkagi, mengatakan saat ini Pemerintah Kota Kotamobagu telah membentuk tim evaluasi.

“Tahapan sudah mulai jalan. Saat ini sudah masuk dalam pembentukan tim evaluasi,” kata Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Kabag Tapem), Anas Tungkagi, Selasa (07/08/2018).

Lanjut Anas, pembentukan tim evaluasi pemkot ini, berdasarkan hasil rapat bersama Sekkot dan instansi terkait. Setelah itu, akan disampaikan kapan seleksi berkas dan lainnya dimulai.

“Semua perangkat akan memasukan berkas untuk di seleksi, termasuk wawancara. Setelah itu, akan di kembalikan ke lurah, sangadi dan camat untuk penetapan SK yang baru, berdasarkan hasil evaluasi bersama tim,” jelasnya. (ddj)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: