Kriminal

Gadis Manado korban Penganiayaan belasan pria kerap bertingkah aneh

Ilustrasi Penganiayaan.
Ilustrasi Penganiayaan.

MANADO–Gadis cantik berinisial V (19) diduga korban aniaya belasan pria di wilayah Gorontalo dikabarkan mengalami gangguan psikis. Meskipun menjalani aktivitas dengan normal, setelah kasus ini mencuat kembali, wanita muda tersebut kerap terlihat melakukan pelbagai hal aneh tak seperti biasanya.

“Dia (korban) pernah duduk meringkuk di sudut kamar kos. Saat ditanyakan dia mengaku takut. Di pintu masuk kamar kos ditaburi garam,” tutur Benny, pengelola indekos tempat V tinggal saat ditemui merdeka.com, Rabu (12/5).

“Dia pernah memikul galon penuh air mineral dari kios sampai ke warung padahal dia perempuan loh?” timpal salah seorang penghuni kos yang menolak namanya ditulis.

Tentang keberadaan korban, pengelola rumah kos bertingkat tersebut mengatakan V dijemput Tim Departemen Sosial sejak Selasa (10/5) kemarin pukul 17.00 WITA. “Belum kembali sampai saat ini. Kemungkinan dia mendapat perlindungan di tempat lain. Soalnya kalau di sini banyak wartawan bahkan polisi yang sering kemari,” ujarnya.

Kondisi V memang terlihat lelah dan terguncang. Saat ditemui usai melakukan tes urine di BNNP Sulawesi Utara, gadis bertubuh mungil ini lebih banyak memilih diam. Sorot matanya terlihat sendu.

Pernyataan Ketua Tim Pengacara Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Pemprov Sulut, EK Tindangen, yang mendampingi korban di BNNP memperkuat signal terjadinya trauma psikis pada korban. “Jadi kami Tim Pengacara bukan hanya mengawal kasusnya tapi juga memperhatikan kondisi kesehatan terutama psikis dan mental korban yang terguncang saat ini,” ucap Tindangen.

Perempuan itu diduga menjadi korban tindak kekerasan belasan pria usai dicekoki narkoba jenis sabu. Kejadian tersebut terjadi pada akhir Januari silam di wilayah Gorontalo. Saat kembali ke Manado, V dalam keadaan masih terpengaruh sabu dan pakaian berlumur darah.

 

 

sumber:merdeka.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: