Bolmong

Kemenhub Survei Lolak, Ada Bukit yang Harus Digusur

Bupati Salihi Mokodongan dampingi tim survey dari Kemenhub, foto:probmr
Bupati Salihi Mokodongan dampingi tim survey dari Kemenhub, foto:probmr

Empat personil dari Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan (Kemenhub) meninjau langsung lokasi pembangunan bandar udara di Desa Lalow Kecamatan Lolak, Kamis (11/12). Mereka adalah Endang, Joko dan Jermanto dari subdit tata letak bandar udara, dan Bagus Putra dari subdit tata kawasan dan pra sarana bandar udara. Mereka ditemani Donald Talahatu dan Petrus Londok dari kantor otoritas wilayah VIII Manado.

Survey lokasi juga disaksikan Bupati Bolmong Salihi Mokodongan, kadishub Drs Eka Putra Korompot MSi, dan kepala BP3MS Ramlah Mokodongan SE MSi. Seperti yang sudah direncanakan, pembangunan akan dimulai dari pembersihan lokasi, pembuatan pagar bandara, jasa konsultansi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dan Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR), yang merupakan item wajib sebagai syarat pelaksanaan pembangunan fisik bandara seluas 375,50 Hektare itu.

Namun, sejumlah kesimpulan muncul dari survey tersebut yakni penggusuran bukit, koreksi resapan air, kajian banjir lima tahunan relokasi sejumlah tiang listrik yang dinlai akan menganggu proses take off landing pesawat di lintasan runway. ‘’Dengan survey langsung seperti ini, kami juga mengetahui apa yang akan dibenahi,’’ kata bupati Salihi Mokodongan.

Sementara, Endang sebagai ketua tim Kemenhub mengatakan, bandara Lolak ini mirip seperti di Bali, karena lokasinya dekat laut. Semua masterplan pembangunan pendukung terminal juga akan disiapkan. ‘’Semua prosedur sudah memenuhi syarat, cuma ada beberapa tambahan seperti bukit yang akan digusur dan koreksi resapan air,’’ kata Endang. (*)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: