Bolmong

Pejabat Tak Capai Target Benahi Aset, Awal November Dicopot

Yasti Soepredjo Mokoagow

BOLMONG –  Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow memberikan ultimatum kepada pimpinan OPD, untuk dapat menyelesaikan tindaklanjut temuan asset dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) hingga 31 Oktober mendatang. Jika tak mampu menyelesaikan hingga batas waktu yang ditentukan, maka konsekuensinya pimpinan OPD tersebut dievaluasi. “Iya, jika tidak mampu menyelesaikan persoalan asset, tentu diberikan sanksi. Sanksinya diganti dengan yang lebih mampu,” tegas Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow.

Menurut Yasti, meski diberikan deadline hingga 31 Oktober mendatang, namun  tindak lanjut temuan BPK RI atas pencatatan dan penatausahaan asset tetap terus dipacu. Hingga kini kata dia, progres asset sudah capai 86 persen. “Tapi, ingat akhir Oktober sudah tuntas, karena penyelesaian asset berdasarkan MoU dengan para pimpinan SKPD hingga 31 Oktober ini,” ungkapnya.

Pencatatan dan penatausahaan asset tetap memang menjadi problem bagi Pemkab Bolmong. Sebab, jumlah temuan total nilai tidak kecil yakni berjumlah Rp 489.794.664.012,60. Hal ini menjadi kendala bagi Pemkab Bolmong untuk meraih opini baik dari BPK RI. Kepala Badan Keuangan Daerah Bolmong, Rio Lombone mengaku progress penyelesaian asset menunjukan trend positif. Dari total temuan nilai Rp 489.794.664.012,60, sudah mampu diselesaikan atau ditindak lanjuti Rp 423.140.044.471,00 atau sisanya Rp 66.654.619.541,60. “Sisanya masih dalam penelusuran,” kata Rio.

Lanjutnya lagi, sudah ada beberapa SKPD yang menyelesaikan 100 persen. Ada da juga yang sudah mencapai 90 persen. Namun ada juga yang belum diantaranya, beberapa Puskesmas yang hingga kini belum menunjukan progress, dan ada juga dalam proses melengkapi dokumen, seperti Puskesmas Inobonto, Puskesmas Lolak, Puskesmas Pusian, Puskesmas Tanoyan dan Puskesmas Tungoi. Begitu juga dengan Kecamatan Bolaang yang masih pada poisis nol persen. “Saya harap secepatnya untuk bisa ditindaklanjuti sebelum batas waktu yang ditentukan yakni 31 Oktober,” pungkasnya. (sal)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: