AdvertorialBolmong

Pasar Murah dan MoU Aset jadi Agenda Penting Pemkab Bolmong

BOLMONG – Pemkab Bolmong melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Pasar Murah di lapangan Daagon, Desa Motabang Kecamatan Lolak, Rabu, (18/09). Pasar Murah tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Tahlis Gallang SIP MM.

Dalam sambutannya sekda sampaikan terima kasih kepada Perum Bulog dan Toko Tani Indonesia Center yang telah membantu dan berpartisipasi memberikan beberapa bahan pangan untuk kegiatan pasar murah. “Terima kasih kepada semua stake holder yang membantu suksesnya kegiatan ini,” kata sekda.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bolmong, I Nyoman Sukra SP Msi, menungkapkan, tujuan dilaksankannya kegiatan pasar murah ini untuk membantu dan meringankan kebutuhan masyarakat yang tidak sempat menikmati hasil panen karena kemarau panjang. “Kegiatan ini difokuskan untuk masyarakat pantura Bolmong yang terdampak kekeringan,” ungkapnya.

MoU Terkait Aset Daerah

Demi menjaga aset daerah di Provinsi Sulawesi Utara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama, Memorandum of understanding (MoU) antara Pemda se-Provinsi Sulut dengan Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri se-Sulut, ATR/BPN Wilayah Sulut, DJP Wilayah Suluteggomalut, Bank Sulutgo di Kantor Gubernur, Selasa (10/9) lalu.

Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow hadir langsung pada kegiatan tersebut.  Hal itu guna mengoptimalisasikan penerimaan daerah dan manajemen aset daerah baik tingkat Provinsi maupun daerah. Bupati Bolmong sendiri mendukung langkah tersebut. “Aset daerah kita memang perlu dioptimalkan secara langsung. Apalagi ada pemekaran. masih ada hal-hal yang harus kita benahi bersama agar aset daerah bisa dimanfaatkan di kabupaten kota,” ucap Bupati.

Dengan adanya optimalisasi aset daerah serta kerjasama antar daerah, Gubernur meyakini bahwa peningkatan itu juga akan berimbas pada perkembangan di sektor investasi.

Pada kesempatan itu pula, dihadapan Wakil Ketua KPK, Saut Sitomorang, Gubernur Olly menyampaikan bahwa Sulawesi Utara sudah ada retribusi tanah di Kabupaten Minahasa Tenggara sebentar kemudian menyusul di Minahasa Utara dan di Bolaang Mongondow.

Kemudian tentang program Pak Presiden tentang reformasi agraria, Sulut sudah mulai menata kembali agar supaya masyarakat yang betul-betul sudah menduduki lahan-lahan yang sudah selesai ini akan diretribusi ke masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama optimalisasi penerimaan daerah dan pengelolaan barang milik daerah oleh Bupati dan Walikota se-Sulut. (sal/adv)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: