Bolmong

15 Peserta CPNS yang Lulus Passing Grade di Bolmong Belum Aman

BOLMONG— Pemerintah pusat telah mengumumkan akan menggunakan sistem perangkingan sebagai alternatif kelulusan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutemen CPNS tahun 2018.
Dibuktikan dengan diterbitkannya PermenPAN- RB Nomor 61 Tahub 2018, tentang optimalisasi pemenuhan kebutuhan formasi pegawai negeri sipil pada seleksi CPNS. Kebijakan itu, diambil menyusul banyaknya peserta yang tak memenuhi batas nilai passing grade yang ditentukan.
Seperti dikethui, ujian CPNS di Bolmong lalu, diikuti sebanyak 1.686 peserta dan hanya menghasilkan 15 peserta yang tembus nilai ambang batas atau passing grade.
Namun, meski 15 peserta tersebut sudah lulus passing grade, teidak serta merta secara otomatis lolos menjadi CPNS. Di jelaskan, Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Pengembangan, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Palatihan (BKPP) Bolmong, Sucipto Tubuon, kebijakan yang baru ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yakni sistem perengkingan merupakan kabar gembira bagi peserta yang tak lulus passing grade. “Ya, kemungkinan nilai kelulusan akan diambil dari nilai rangking. Jadi masih ada kesempatan bagi mereka yang tidak lulus passing grade,” ungkap Sucipto.
Menurutny,a saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) terkait perengkingan tersebut. “Nanti kita akan pastikan dengan Panselnas. Kira akan melaksakan pertemuan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, aturannya, minimal nilai tes CAT 255 tetapi pohaknya masih menunggu petunjuk dan teknis (Juknis) dari BKN.  “Apabila dilihat dari hasil tes CAT beberapa waktu lalu, perkiraan ada sekira 600-an peserta yang nantinya bakal mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” katanya.
Terpisah, Kepala BKPP Bolmong, Umarudin Ambah mengungkapkan, peserta yang sudah lulus passing grade, kemungkinan akan mengikuti juga SKB. Menurutnya, di Bolmong ada 15 peserta yang lulus passing grade, dan ada satu formasi yang kelebihan.
“Ya, kemungkinan itu yang ikut SKB, jadi belum otomatis lulus. Tapi kita tunggu dulu seperti apa juknisnya. Untuk saat ini masih dalam validasi data, karena teknis pelaksanaan SKB dari BKN sendiri,” katanya mengakgiri. (Ind)
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: