Bolmong

Warga Poigar Ditemukan Tewas di Kebun

BOLMONG— Warga Poigar dihebohkan dengan penemuan mayat. Jumat sekira pukul 13.00 Wita, korban ditemukan warga dengan kondisi tubuh di sayat menggunakan benda tajam.
Korban, Karto Mokoginta (45), alias KM diduga dibunuh di kebun miliknya di Desa Poigar Kecamatan Poigar pada Kamis malam (19/7).
Menurut, Camat Poigar Deddy Ruswandi Mokodongan, korban KM ditemukan oleh salah satu warga yang hendak ke kebun, tepat pukul 13.00 wita  “Ya, korban diduga dibunuh di kebun pada Kamis malam. Dan nanti ditemukan Jumat pada pukul 13.00 wita oleh warga yang hendak ke kebun. Tangan dan punggung korban luka-luka, dan diduga kena sebetan benda tajam. Serta sebagian wajahnya hancur, dan diduga dipukul menggunakan Batu,” jelasnya.
Dia menambahkan, korban merupakan anak ke tujuh dari delapan bersaudara, dan berstatus belum menikah.  “Korban akan dimakamkan malam ini sehabis isya karena yang, meninggal ini beragama muslim. Dan saya sebagai camat turut berbela sungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan oleh Allah SWT,” tuturnya
Di sisi lain, Kapolsek Poigar, Ipda Kahari menjelaskan, pihaknya mendapat laporan warga pada Jumat hari ini, sekira pukul 13.30 wita. Setelah mendapat laporan pihaknya, segera ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama anggota dibantu anggota Koramil langsung ke TKP. Setelah dilakukan olah TKP dari pihak kepolisian dibantu pihak puskemas poigar yang melakukan visum luar, selanjutnya mayat korban dievakuasi ke rumah duka dgn cara digotong warga sejauh sekitar 1,5 kilometer. “Namun pihak keluarga tidak mengijinkan untuk dilakukan otopsi karena keluarga telah ikhlas dengan kejadian tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Anwar Mokoginta keluarga korban yang berprofesi sebagai guru, mengatakan, bahwa pihak keluarga sepakat untuk tidak melakukan otopsi, dan tidak akan membawa kasus ini ke ranah hukum.  “Kami keluarga mengiklaskan kejadian ini. Kalau pun korban di bunuh, nanti Allah SWT yang membalaskannya, keluarga berharap adik kami tenang di alam sana,” katanya mengakhiri. (Ind)
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: