Bolmong

30 Persen Penggunaan Dandes Wajib Untuk Program Padat Karya

Yasti Soepredjo Mokoagow
BOLMONG— 30 persen Penggunaan Dana Desa (Dandes) wajib diperunyukan untuk program padat karya. Ini berdasarkan Program Pemerintah Pusat (PP) yang digagas Presiden Republik Indonesia (RI) Ir Hi Joko Widodo.
Sesuai program tersebut, di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) ditegaskan Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, sebanyai 200 Desa se Bolmong untuk harus menerapkan  program ini.  “Setiap Kepala Desa harus perhatikan. Penggunaannya harus swakelola menggunakan tenaga manusia di tiap desa. Jangan diberikan kepada kontraktor, jika program ini diberikan kepada kontraktor silahkan laporkan ke saya,” tegas Yasti dihadapan ribuan masyarakat Kecamatan Passi Barat saat melakukan Audiensi, Rabu (7/3).
Dijelaskan, untuk setiap pekerjaan tersebut masyarakat bisa mendapatkan upah. Dan harus mengacu pada standar yang telah ditetapkan pemerintah. “Ya, kalau tahun lalu upahnya hanya Rp 75.000 per orang. Tahun 2018 ini lebih baik,  sebab telah naik menjadi Rp 100.000, saya harap sangadi harus mengacu sesuai standar ini,” katanya.
Dandes tahap 1 tahun 2018  ini lanjut dia, sudah bisa dicairkan. Untuk itu, dia meminta supaya para sangadi segera menyelesaikan administrasi yang menjadi syarat pencairan. Ini katanya lebih mempermudah saat pengajuan pencairan nanti. “Silahkan mengajukan pencairan, SK nya juga sudah saya tandatangani. Jadi tidak ada alasan lagi bagi desa untuk memperlambat,” tuturnya.
Tak hanya itu, dirinya mengingatkan, sangadi harus dan terus berhati-hati dalam penggunaa dandes ini. “Inspektorat sudah saya tugaskan untuk terus mengawasi penggunaan dandes ini. Jika ada yang kurang silahkan diperbaiki, baik masih internal Pemerintah Bolmong yang memeriksa itu ada pertimbangan. Kalau sudah Aparat Hukum, pastinya sudah tidak ada ampun,” katanya mengakhiri. (Ind)
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: