Bolmong

Siapkan Reboisasi untuk Hutan Gundul

Salah satu hutan Bolmong yang rusak
Salah satu hutan Bolmong yang rusak

BOLMONG – Ratusan hektar kawasan hutan di Bolmong cukup memprihatinkan. Apalagi banyak dimanfaatkan warga untuk berkebun. Sejumlah pengamat justru mengharapkan perhatian dan penanganan serius Pemkab Bolmong.

‘’Ada beberapa titik sering terjadi longsor di Bolmong. Itu karena struktur tanah tak kuat lagi. Hutan gundul dan rusak jadi penyebab,’’ ungkap pemerhati kehutanan Irwan Dingkol Shut.

Menurutnya, dalam setiap kesempatan pihaknya juga terus berupaya memberikan pemahaman kepada warga agar tidak merambah hutan, termasuk mengambil kayu bakar, apalagi memanfaatkan kawasan hutan lindung sebagai tempat bercocok tanam.

‘’Harus ada formulasi dari pemerintah mencegah pengrusakan hutan. Caranya, perlu melibatkan warga untuk menjaga dan memelihara hutan. Reboisasi juga penting segera dilakukan di kawasan hutan di Kecamatan Bilalang,” sebutnya.

Jika kerusakan hutan di daerah hulu tersebut terus terjadi, maka air hujan yang turun langsung masuk ke aliran sungai dan menimbulkan erosi. Akibatnya, terjadinya pendangkalan di beberapa titik sepanjang daerah aliran sungai (DAS). ‘’Itu bahaya buat daerah di hilir, terutama Kecamatan Passi Barat,” pungkasnya.

Sementara, kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Imran Nantudju mengatakan, pihaknya sudah merencanakan agenda reboisasi untuk sejumlah kawasan hutan gundul. ‘’Selain terus bersosialisasi soal dampak hutan gundul, kami juga mengagendakan reboisasi,’’ kata Imran. (sal)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: