Kotamobagu

Dinkes Mampu Tekan Kasus DBD

Ilustrasi

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Upaya Pemerintah Kota Kotamobagu untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), cukup berhasil. Pasalnya, pada Tahun 2016, penyakit yang diakibatkan karena gigitan nyamuk aedes aegypti itu sebanyak 224 orang, namun di Tahun 2017 angkanya menurun drastis hingga 24 kasus.

Menurut Kepala Seksi Pemberantasan Penyakin Dinas Kesehatan, Vonny Kawuwung, keberhasilan ini bukan saja kerja keras Dinas Kesehatan semata, namun merupakan peran aktif masyarakat untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat semakin tinggi.

“Masyarakat semakin sadar untuk hidup bersih dan sehat,” katanya.

Meski demikian, kata Kawuwung, pihaknya terus berupaya mencegah penyebaran penyakit tersebut. Sosialisasi serta mengeluarkan prosedur tetap dalam pembarantasan nyamuk aedes aegypti.

“Jika ditemukan ada wilayah yang terindikasi ada penyebaran penyakit DBD, kita langsung turun melakukan penyelidikan epidemiologi sebelum melakukan fogging,” ujarnya.

Ditambahkannya, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan tetap bersih dan sehat sangat penting dalam mencegah penyakit DBD. “Dengan hidup sehat dan lingkungan yang bersih, kesehatan kita terjaga,” tambahnya.(ddj)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close