Bolmong
Pelebaran Jalan Kaiya-Pinogaluman Dipastikan Running Tahun Ini

BOLMONG— Rencana pelebaran jalan Trans Sulawesi, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), tepatnya mulai dari jembatan Kaiya hingga Desa Pinogaluman dipastikan running tahun ini.
Ini berkat upaya Bupati Yasti Soepredjo dan Wakil Bupati Yanny R Tuuk, yang terus melakukan upaya membangun hubungan baik dengan pemerintah pusat. Diketahui, rencana pelebaran jalan ini dengan lebar 30 Meter.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bolmong Channy Wayong, jalan Jembatan Kaiya hingga Desa Pinogaluman itu adalah jalan Nasional. Katanya, untuk rencana pelebaran terus diusulkan oleh Pemkab Bolmong. “Meski berdasarkan perencanaan pelebarannya sepanjang dari Jembatan Kaiya hingga Desa Pinogaluman, ini akan bertahap. Untuk tahap awal rencananya sepanjang 4 Km terlebih dahulu, dengan lebar 24 meter. Kami terus mengusulkan, meskipun dananya dari pemerintah pusat, namun Pemkab Bolmong juga harus terus mengusulkan. Semoga tahun ini sudah terealisasi,” ungkap Wayong Kepada ProBMR Selasa (23/1) di ruang kerjanya.
Ditambahkan, nantinya titik nol pembangunan pelebaran jalan itu, mulai dari perbatasan Desa Lalow dan Desa Tuyat hingga Jemabatan Desa Tombolango. “Sebagian jalan sudah pembebasan lahan, dan sebagian besar masih dalam proses. Namun, sudah dilakukan koorndinasi dengan camat dan sangadi belum lama ini untuk membicarakan dengan masyarakat terkait akan adanya pembebasan lahan ini,” tambahnya.
Namun kata Wayong, nantinya dalam pelebaran itu sangat dibutuhkan sikap proaktif dari masyarakat, sehingga program yang sudah direncanakan oleh pemerintah boleh berjalan. “Ini juga untuk kepentingan masyarakat. Sehingga lebih berkembang, keuntungannya tidak hanya ke pemerintah, namun lebih besar ke masyarakat. Berharap apabila sudah akan mulai pembangunan, masyarakat betul-betul mendukung,” katanya mengakhiri. (Ind)




