Kotamobagu

Pemkot Larang Sekolah Lakukan “Plonco” Siswa Baru

Rukmini Simbala
Rukmi Simbala

ProBMR, KOTAMOBAGU–Tanda awas bagi setiap kepala sekolah yang ada di Kota Kotamobagu. Pasalnya, pemerintah Kotamobagu bakal memberikan sanksi tegas siap diberikan jika kedapatan ada sekolah yang memperbolehkan pelaskanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) oleh siswa atau pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Rukmi Simbala. Menurutnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anis Baswedan, telah melarang pelaksanaan MOS. Sehingga semua sekolah wajib menindaklanjutinya.

“Kalau namanya edaran dari menteri tentu jangan diabaikan. Ada sanksi bagi sekolah yang tidak mengindahkannya,” tegas Rukmi, Kamis (14/7).

Dia berharap, seluruh kepala sekolah dapat mematuhi setiap aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. “Kami tidak menginginkan ada kepala sekolah yang disanksi hanya karena pelaskanaan MOS di sekolah. Jadi semua aturan-aturan harus dipatuhi,” ujarnya.

Terpisah, wakil Walikota Kotamobagu, Jainudin Damopolii menuturkan, instansi terkait dalam hal ini Disdikpora, harus mensosialisasikannya ke semua sekolah. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi adanya ketidaktahuan dari pihak sekolah soal laranga tersebut.

“Jangan sampai ada sekolah yang tidak tahu kalau ada larangan pelaksanaan MOS. Sehingga dinas pendidikan harus mensosialisasikannya. Kalau sudah disampaikan kemudian ada sekolah yang tetap melaksanakannya, maka harus diberi sanksi,” tuturnya.

Dia mengaku, mendukung sepenuhnya pemberian sanksi bagi pihak sekolah yang melanggar aturan. “Pertama diberi teguran dulu, tapi kalau memang masih tetap melanggar, sanksi yang lebih tegas lagi harus diberikan,” tambahnya. (Rez)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close