Bolmong

Amdal Selesai, PT Kimong Beroperasi

BOLMONG – Pembangunan Kawasan Industri Mongondow (Kimong) segera terealisasi. Ini setelah digelarnya rapat penilaian Dokumen Analisis Dampak Lingkungan dan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup, di Lolak, Kamis (21/7/2022). Direktur Kimong Martinus Salim mengatakan, proses pengurusan dokumen beroperasi hampir rampung, tinggal menunggu Amdal selesai. Menurutnya, proses Amdal ini dibutuhkan waktu sekira tiga bulan. “Kimong akan beroperasi setelah proses amdal selesai. Bisa dipastikan akhir tahun ini,” kata Salim. Dalam rapat ini, hasil penilaian kelayakan lingkungan mengacu pada 10 kriteria kelayakan lingkungan dan berdasarkan hasil telahaan keterkaitan dan interaksi dampak lingkungan, dampak penting hipotetik, arahan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup terkait pembangunan Kawasan Industri Mongondow dinyatakan layak lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bolmong yang juga sebagai Ketua Komisi Penilai AMDAL Yahya Fasa melalui ketua tim teknis Penilai AMDAL Erni Tungkagi mengatakan, setelah melalui proses penilaian dokumen yang dilaksanakan oleh tenaga ahli dan tim teknis komisi penilai AMDAL Bolmong dan instansi terkait, komisi penilai AMDAL menyatakan dokumen AMDAL layak lingkungan. Meski ada beberapa catatan perbaikan dokumen yang harus diselesaikan oleh tim penyusun. Selain itu beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan oleh pemrakarsa, sebelum tahapan pembangunan dilaksanakan. “Ini hasil evaluasi secara holistik atas dampak lingkungan yang mungkin timbul atas proyek tersebut,” kata Erni.

Lanjutnya lagi, Dokumen AMDAL ini terdiri atas 3 dokumen yaitu formulir kerangka acuan, ANDAL dan RKL -RPL dengan prosedur penyusunan dokumen AMDAL mengacu pada Lampiran II PP Nomor 22 Tahun 2021. Adapun dokumen AMDAL ini disusun oleh LPJP Surveyor Indonesia dan melibatkan beberapa orang penyusun dari Universitas Sam Ratulangi Manado. (sal)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close