BMRKotamobagu

Soal Kegiatan Pelatihan, Ini Kata Tahlis

Tahlis Gallang
Tahlis Gallang

ProBMR, KOTAMOBAGU- Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jangan hanya sebatas menyelenggarakan kegiatannya, namun harus berkelanjutan sehingga mempunyai manfaat terhadap para peserta pelatihan. Hal ini ditegaskanSekretaris Kota (Sekkot) Tahlis Galang saat diwawanncarai sejumlah wartawan, Rabu (16/kemarin.

“Kalau hanya sebatas diberi pelatihan kemudian dibiarkan maka itu namanya pemborosan anggaran. Harusnya jika dilatih mengemudi, maka yang bersangkutan harus memiliki keahlian mengemudi kendaraan. Saya ingatkan agar jangan hanya buang anggaran melalui kegiatan pelatihan,” kata Tahlis.

Disisi lain, Tahlis meminta kepada semua sangadi dan lurah untuk mengusulkan sebanyak-banyaknya warga khususnya mereka yang belum memiliki pekerjaan untuk diberi pelatihan.

“Ini upaya pemerintah untuk menekan angka pengangguran di Kota Kotamobagu,” ujar Tahlis.

Seperti diketahui, saat ini Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) sedang gencarnya melakukan pelatihan terhadap warga Kotamobagu. Pelatihan yang dimaksud berupa mengemudi, menjahit, kesenian, bermain musik dan perbengkelan. Anggaran untuk pelaksanaannya sebesar Rp500 juta dengan sasaran warga Kota Kotamobagu berusia minimal 17 tahun dan belum memiliki pekerjaan. (ddj)

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close