Bolmong

Bolmong Masuk Daerah Penilaian Tingkat Nasional APE

BOLMONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar rapat koordinasi verifikasi lapangan anugrah parahita ekapaya (APE) tahun 2021, dan penilaian mandiri kabupaten layak anak (KLA) tahun 2021.

Rapat Koordinasi itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, dan berlangsung di ruang Rapat Kantor Bappeda Bolmong, Rabu (17/3). Turut dihadiri Kepala Bappeda Yarlis Hatam, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Farida Mooduto, serta para jajaran.

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan Penilaian terhadap APE dan KLA sesungguhnya sudah dilakukan oleh Organisasi Perangkat daerah (OPD). Menurutnya, dalam rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi yang berhubungan dengan APE dan KLA berdasarkan tugas pokok dari OPD.

Ia meminta semua OPD terkait untuk mengumpulkan dokumentasi yang telah teradministrasi sebagai bahan indikator penilaian untuk APE dan KLA kepada Bappeda dan DP3A. “Semua OPD diminta untuk menyerahkan bukti administrasi dan dokumentasi terkait KLA dan APE,” ungkap Sekda.

Sementara itu, Kepala DP3A Farida Mooduto mengatakan, rapat koordinasi tersebut dilakukan guna kesiapan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya. Selain itu penilaian mandiri KLA.

Dijelaskan, 15 kabupaten/kota yang ikut penilaian mandiri sejak Februari. Dimana, 7 Kabupaten kota dinilai memenuhi syarat mengikuti penilaian di tingkat nasional dan satu di antaranya adalah Kabupaten Bolmong. “Kabupaten Bolmong salah satu daerah yang masuk penilaian tingkat nasional,” kata Mooduto.

Verifikasi lapangan terkait penilaian itu rencananya akan dilaksanakan mulai 29 Maret 2021 melalui daring. Namun pada tahun ini penilaannya akan berbedah dengan tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya penilaian tim akan turun lapangan melihat dan menilai secara langsung, namun penilaian kali ini dilakukan secara daring. “Saat penilaian nanti akan dihadiri perwakilan pimpinan daerah, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) yakni Bappeda dan instansi terkait,” tuturnya.

Dalam penilaian verifikasi lapangan nanti, akan disearch semua melalui tayangan dari hasil penilaian mandiri, akan dicocokan semua dokumen, foto, RPMJD serta rencana aksi. Apakah benar Pengarus Utama Gender (PUG) sudah terlaksana dengan benar di Kabupaten Bolaang Mongondow atau tidak.

“Kami berharap kerjasama, apalagi respon para pimpinan OPD sangat luar biasa bahkan dihadiri langsung oleh Pak Sekda. Ini membuktikan keseriusan Kabupaten Bolmong,” pungkasnya. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: