Bolmong

Bupati ‘Semprot’ Pimpinan BNI

BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow mengungkapkan pernah ‘dikecewakan’ pihak PT BNI 46, atas perjanjian penempatan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkab Bolmong sejak tahun 2018. Hal itu disampaikannya langsung di hadapan Head of Region BNI Manado, Koko Prawira Butar Butar, bersama jajarannya pada acara penyerahan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), Rabu (16/9). ”Sewaktu masih Dedy Kepala Kanwil BNI, saya menyampaikan setahun itu dua mobil damkar untuk Bolmong. Akhirnya sudah dua tahun baru dua mobil Damkar,” kata Yasti. Padahal, menurutnya lagi, kebutuhan mobil damkar di Bolmong itu besar. Karena sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), setiap populasi 25 ribu jiwa harus ada satu Damkar. ”Kita di Bolmong ada 250 ribu jiwa. Berarti idealnya harus ada 10 unit mobil damkar. Di periode jabatan saya ini, selama lima tahun, harusnya ada 10 mobil Damkar. Itu tanpa mengganggu APBD kita,” imbuhnya.

Lanjutnya lagi, ia memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat Bolmong. ”Nanti dipikir, saya ada apa-apanya dengan pihak BNI. Semua harus transparan di era keterbukaan seperti ini,” katanya.jangan nanti di fikir ada apa apanya saya dengan BNI. Diera keterbukaan ini semua harus transparansi.” beber Yasti. Ia juga menegaskan, pihak BNI belum mengalami kerugian bila menyerahkan dua unit Damkar dalam setahun “RKUD Bolmong ada sekitar Rp 1,1 Triliun di BNI. Setiap tahun ada 2 unit mobil damkar dari BNI, saya kira Bank BNI tidak rugi,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan, secara pribadi dan institusi Pemkab Bolmong tidak pernah meminta apa pun ke BNI. Kecuali BNI membantu dalam hal HUT daerah. Itu punn sebatas hadiah untuk lomba, atau membantu KUR kepada masyarakat Bolmong. ”Pribadi saya atau sebagai pejabat Bolmong tidak pernah meminta apa pun,” katanya. Bahkan dengan tegas ia sampaikan, pemindahan RKUD yang dilakukan dirinya sesuai dengan kapasitasi dan kewenangan yang diberikan undang-undang dan pemerintah pusat kepada dirinya.

Sementara, Head of Region BNI Manado Koko Prawira Butar Butar mengatakan, pihaknya akan berusaha memenuhi permintaan dari Bupati Bolmong. “Kami paham kekecewaan ibu bupati, karena memang kami sedang mengusahakan itu, tapi kemudian ada bencana Covid. Otomatis menyusun ini ada keterbatasan koordinasinya. Harusnya untuk tahun lalu kita antar di awal tahun ini. namun karena ada Covid jadi mundur. Kami akan berusaha untuk tahun depan sesuai dengan permintaan,” katanya. (sal)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: