Bolmong

Sukron Bantah Majelis LINI Sesat

BOLMONG – Pimpinan Majelis Laduna Ilma Nurul Insan (LINI) Desa Lolak Tombolango Kecamatan Lolak, Sukron Mamonto membantah ajaran organisasinya itu sesat. Melalui sambungan telpon selulernya, Sukron yang juga Ketua Partai Nasdem Bolmong mengatakan, semua isi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut itu tidak benar. ”Itu tidak benar. Tidak ada yang menyimpang dari majelis LINI. Semua ajarannya itu berdasarkan Al-Quran dan Hadits. Tidak ada yang ditambah atau dikurangi,” kata Sukron.

Lanjut Sukron, yang juga caleg terpilih Partai Nasdem daerah pemilihan Lolak-Sang Tombolang itu, MUI Sulut hanya satu kali mengundangnya meminta klarifikasi. ”Anehnya, pribadi saya yang dihasut. Bukan majelis LINI sebagai sebuah organisasi,” imbuh Sukron. Ia juga akan melakukan klarifikasi dari sisi politik di semua tingkatan kepengurusan, mulai dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Sebelumnya, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan, akan memerintahkan Badan Kesbangpol Linmas untuk melakukan koordinasi dengan Pihak kepolisian, Kementerian Agama Bolmong, untuk melaksanakan serta menindaklanjuti rekomendasi hasil keputusan MUI Sulut yang sesuai konstitusi memiliki kewenangan, dan diyakini kebenarannya. Serta melarang organisasi tersebut beraktivitas sesuai dengan hasil putusan MUI.

Selain itu, sebagai Dewan Pertimbangan DPP Nasdem, bupati juga akan melaporkan masalah tersebut ke Majelis Kode Etik DPP Nasdem. ”Soal sanksi, nanti majelis kode etik Nasdem akan melakukan sidang berkaitan dengan Fatwa MUI tersebut, dan menjadi kewenangan DPP Nasdem,” kata bupati.

Diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulut mengeluarkan Fatwa Sesat kepada Aliran Tasawuf Laduna Ilma Nurul Insan (LINI), pimpinan Sukron Mamonto yang beralamat di Desa Lolak Tombolango Kecamatan Lolak. Fatwa sebanyak 10 halaman tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur Lc, Ketua Komisi Fatwa Drs KH Abdurrahman Latukau, dan sekretaris Dr Evra Willya MAg, tertanggal 8 Agustus 2019. (sal)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: