Bolmong

Harga Bapok Terus Dipantau, Harus Sesuai HET

George Tanor

BOLMONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong melalui, Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memonitoring, kebijakan penetapan Harga Ecer Tertinggi (HET) Bahan Pokok (Bapok) komoditas Gula Pasir, Minyak Goreng, dan Daging Beku.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan ESDM Bolmong, Ir George Tanor, untuk menjaga stabilitas harga ketiga bahan pokok tersebut, maka monitoring akan dilakukan sampai 30 Juni 2019 sebagai mana surat edaran dari Kementerian Perdagangan (Kemendag RI) terkait kebijakan penetapan HET. “Jadi, Kemendag RI menetapkan kebijakan HET Komuditas Gula sebesar Rp12.500 perkilogram, Minyak Goreng kemasan sederhana Rp11.000 perliter dan Daging Beku dengan harga maksimal Rp 80.000 perkilogram,” ungkap Tanor.

Dia menambahkan, HET ini sudah termasuk harga maksimal yang dijual di gerai-gerai atau toko-toko modern yang ada di Kabupaten Bolmong. “Apabila ada yang menjual ketiga bahan pokok tersebut di atas harga HET, kami akan segera menindaknya karena sudah melangar atauran Kemendag RI,” tegasnya.

Dijelaskan, monitoring ini dilakukan untuk melihat dan mengawasi barang-barang yang beredar di setiap pasar dan toko yang ada di Kabupaten Bolmong. “Pengawasan terkait isi barang yang tidak sesuai dengan aturan yang ada, juga terkait batas kadaluarsa,” jelasnya.

Lanjutnya, jika kedapatan ada pedagang yang menjual barang yang sudah kadaluarsa, akan diberikan peringatan. “Untuk penindakan kewenangan dari pihak Provinsi. Maka dari itu diharapkan kepada seluru masyarakat dan para pedagang untuk sama-sama menjaga penjualan barang yang sudah kadaluarsa, sehingga tidak ada lagi barang kadaluarsa yang akan ditemukan oleh petugas ketika melakukan sidak nanti,” harapnya. (Ind)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: