Bolmong

Pemkab Pastikan Black List Kontraktor tak Capai 70 Persen Pengerjaan Hingga Batas Kontrak

Tahlis Gallang
BOLMONG— Seluruh instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong yang memiliki proyek pekerjaan fisik tahun anggaran 2018, diminta untuk bersikap tegas terhadap penyedia (kontraktor) yang gagal menyelesaikan pekerjaan sampai masa pelaksanaan kontrak berakhir.
Hal tersbut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Tahlis Gallang. Menurutnya, apabila proses pengerjaan tidak tepat sesuai waktu yang ditentukan melalui kontrak maka para kontraktor harus menerima konsekuensinya.
“Tidak boleh melewati waktu sesuai kontrak.  Karena, apabila sudah melebihi batasan waktu kontrak, pastinya akan dikenakkan denda, sesuai aturan,” tegas Tahlis.
Dia menambahkan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, besaran denda yang wajib dibayarkan yakni 1/1000 dari sisa pekerjaan. Hitungannya per hari, dan itu wajib dibayarkan.
Dirinya mencontohkan, semisal nilai kontrak 3 Miliar. Batas kontrak milsalnya sampai 20 Desember 2018, pada saat batas pekerjaan selesai hari itu, sementara realisasi fisik baru 80 persen, maka 80 persen dari total 3 Miliar, adalah 2,4 Miliar. Berarti sisa pekerjaan masih 600 juta.  “Jadi, satu per seribu dari 600 juta itu yang harus dibayarkan per hari yakni 600 ribu per harinya,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini ada beberapa yang belum selesai, dan pihaknya memberikan kesempatan kepada kotraktor untuk menyelesaikan pekerjaan dibolehkan melewati tahun angaran berjalan.
Namun dia menuturkan, itu berlaku dengan ketentuan pekerjaan fisik itu minimal sudah mencapai 70 persen. Katanya, pihaknya telah berikan waktu penyelesaian 50 hari kerja. Kalau masih di bawah 70 persen maka tidak diberikan perpanjangan waktu penyelesaian. Karena sudah bisa dipastikan waktu 50 hari kerja tetap tidak cukup untuk menyelesaikan. Lebih besar resikonya ke Pemkab.
“Dengan begitu, maka harus putus kontrak dan pastinya perusahaan tersebut di black list. Jaminan pelaksanaan dicairkan di Pemkab Bolmong dan itu masuk ke kas daerah,”  katanya mengakhiri. (Ind)
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: