Kotamobagu

Wali Kota Sampaikan Draf Rancangan APBD-P 2018

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara saat menghadiri sidang paripurna tingkat I penyampaian RAPBD-P Tahun 2018.

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2018, Rabu (12/9/2018), pada Rapat Paripurna DPRD Kotamobagu dalam rangka Pembicaraan Tingkat I.

Paripurna yang dilaksanakan mulai pukul 12.30 Wita, di Gedung DPRD Kotamobagu, Jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotobangon ini, dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Djelantik Mokodompit, dihadiri Sekretaris Kota (Sekot) Adnan Massinae, unsur Forkopimda, para asisten, seluruh pimpinan OPD, dan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkot Kotamobagu.

Wali Kota dalam sambutan dan penyampaiannya, mengatakan pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018 hingga pertengahan ini, tak lepas dari berbagai dinamika maupun perkembangan yang tentunya juga menuntut adanya perubahan terhadap pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018.

“Perubahan asumsi tersebut, terlihat dengan beberapa perubahan yang tercatat dalam rancangan APBD perubahan tahun anggaran 2018. Dimana pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp.710.709.570.376, mengalami kenaikan proyeksi pemanfaatan menjadi Rp.725.304.435.454,19 atau naik sebesar 2,05 persen. Komponen pendapatan terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp.66.006.701.067,19, dana perimbangan Rp.569.825.858.000, lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp.89.472.876.387,” ucap Wali Kota saat membacakan Ranperda Tahap I di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kotamobagu.

Lanjutnya, perubahan terhadap kebijakan pendapatan daerah pada APBD Kotamobagu tahun anggaran 2018, disesuaikan berdasarkan evaluasi-realisasi terhadap besaran pendapatan daerah tahun anggaran 2018.

“Adanya perubahan terhadap kebijakan pendapatan juga disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor ekonomi yang bersifat kondisional maupun karena adanya faktor perubahan regulasi,” ungkap Tatong.

Sementara itu lanjut Tatong, pada pelaksanaan belanja daerah Kota Kotamobagu sebelum APBD Perubahan, tercatat sebesar Rp.735.441.640.368, dan pada draf rancangan APBD-P tahun 2018 menjadi sebesar Rp.746.292.499.624,34 atau terjadi kenaikan 1,48 persen.

“Adapun komponen belanja terdari dari belanja tidak langsung yakni sebesar Rp.326.953.219.229,34. dan belanja langsung sebesar Rp.426.339.280.395. Perubahan terhadap rancangan anggaran pada belanja daerah tahun anggaran 2018, antara lain disebabkan oleh keadaan tidak sesuai dengan asumsi penempatan belanja dan pembiayaan yang berdampak terhadap efisiensi anggaran pada tahun anggaran 2018,” kata Tatong Bara.

Sementara itu, dalam penyampaian pandangan umumnya, semua fraksi menerima dan menyetujui Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018, untuk dibahas pada tahap selanjutnya.

Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Djelantik Mokodompit berharap, menempatkan struktur APBD Perubahan ini secara profesional dan diletakkan pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Djelantik juga berharap, dengan Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota yang baru Kotamobagu akan lebih baik lagi kedepan. (ddj)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: