Boltim

Curah Hujan Meningkat, BPBD Boltim Imbau Warga Waspada

ilustrasi
ilustrasi

BOLTIM — Hujan lebat melanda kembali wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Rabu (29/4) kemarin dari pantauan ProBMR, nampaknya tidak hanya menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang tinggal dilokasi perbukitan dan dataran rendah yang bakal menimbulkan longsor dan banjir namun juga bagi para pengguna akses jalan terutama dijalur Atoga yang merupakan jalan trans penghubung Boltim dan Kota Kotamobagu.

Kepala BPBD Boltim, Julius Pelealu saat di konfirmasi melalui via ponsel mengungkapkan, saat ini meski akses jalan Atoga sudah bisa dilewati pasca longsor yang terjadi pada hari Minggu (24/4) lalu. Namun dirinya meminta warga yang akan melintasi jalur tersebut untuk tetap berhati-hati. “Kami tetap waspadakan penanganan bencana bersama tim yang kini masih melakukan pemantauan dilokasi. Namun ini dimintakan juga kerjasamanya dengan warga setempat agar selalu melakukan komunikasi dengan petugas lapangan,” katanya.

Dikatakannya memang bencana longsor yang belum lama ini terjadi itu masih dikategorikan bencana ringan yang tidak menimbulkan korban jiwa maupun materi. Yang dari hasil laporan dilapangan bahwa longsor tersebut hanya menutupi hampir menutupi semua badan jalan tersebut. “Kami juga berkoordinasi dengan dinas PU kalau sewaktu-waktu terjadi longsor mereka langsung menurunkan alat berat untuk membersihkan timbunan tanah yang menghalangi jalan itu,” jelas Pelealu.

Lanjutnya tim BPBD tidak hanya melakukan pemantauan dilokasi rawan longsor namun untuk wilayah desa yang rawan banjirpun seperti desa Molobog pun menjadi titik awas bagi BPBD. “Jadi dua titik itu hingga saat ini masih dalam pemantauan BPBD mengingat perkembangan lokasi termasuk ‘rawan’ namun kami berharap mudah-mudahan jangan sampai menimbulkan korban jiwa serta dimintakan kepada semua masyarakat Boltim khususnya yang bertempat tinggal dilokasi yang rawan bencana baik longsor maupun banjir untuk tetap waspada dan melaporkan perkembangannya agar kami bisa secepatnya mengantisipasi hal-hal kejadian yang tidak diinginkan bersama,” tandasnya.

Adapun oleh sejumlah warga dan PNS Boltim yang akan melintasi jalan Atoga Kotambagu tersebut merasa resah dengan kondisi jalur tersebut karena menurut mereka apalagi dimusim penghujan situasinya terlihat ‘menakutkan’ karena lokasi jalan yang banyak terdapat jurang. “Kami merasa khawatir juga mau pulang dengan situasi hujan keras begini karena belum lama ini lokasi di Atoga sempat longsor,” ungkap sejumlah PNS Boltim yang berdomisili di Kotamobagu, Rabu (29/4).(Sandy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: