Boltim

Prajab Golongan III Resmi Ditutup

Suasana saat penutupan Prajab Golongan III, bertempat di lantai tiga kantor Bupati.
Suasana saat penutupan Prajab Golongan III, bertempat di lantai tiga kantor Bupati.

BOLTIM — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, menegaskan bahwa etika dan moral sangat penting bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena tanpa ada didikan untuk membentuk etika dan moral walaupun mengandalkan ilmu pengetahuan dan kedisiplinan belum bisa menjamin kualitas aktivitas dilingkup pemerintahan tidak akan maksimal. “Percuma memiliki gelar SH, SE dan Dokter kalau tidak mengantongi etika dan moral. Selain akan menilai, saya berharap kinerja para CPNS yang baru berstatus PNS ini kedepannya bisa menjalankan tugas dan menjadi abdi negara yang bertanggung jawab dalam pekerjaannya,” himbau Bupati, saat sambutan sekaligus menutup kegiatan Prajab golongan III seleksi tahun 2013 yang digelar di Kantor Bupati Boltim, Rabu (29/4).

Landjar yang didampingi Wabup Medi Lensun dan perwakilan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pula mengingatkan bahwa jabatan PNS itu bukan jabatan cuma-cuma atau bekerja atas kemauan diri sendiri namun PNS itu merupakan jabatan yang pada dirinya melekat sumpah janji untuk mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara termasuk rakyat daerah.

“Jangan jadikan PNS itu sebuah wadah atau ajang pelarian saja yang hanya mengharapkan imbalan dari pemerintah. Saya yakin kalian akan menjadi sosok aparat yang bijak dan mampu berbuat kebaikan karena itu tujuan dari Prajab mendidik etika diri dan kedisiplinan. Penyampaian ini merupakan pendidikan bukan marah. Kalau tidak ada kesalahan juga belum ada kebaikan karena kalau salah pasti ingin tau kebenaran dan kalian pasti akan tau itu salah yang pada intinya jangan pernah takut untuk salah,” ingatnya.

Melalui Kepala BKDD Boltim Darwis Lasabuda mengatakan, pelaksanaan Diklat Prajab tersebut sudah berjalan kurang lebih satu bulan yakni sejak tanggal 23 Maret hingga Rabu (29/4) kemarin dengan jumlah peserta sebanyak 101 orang. “101 peserta itu dibagi tiga angakatan kelas yang masa pembelajarannya selama 31 hari kerja dengan berbagai materi pelajaran klasifikasi klasikal (materi terlulis,red) dan non klasikal atau magang di SKPD masing-masing,” urainya.(Sandy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close