Boltim

Legislator Boltim Sorot Kinerja PLN Cabang Kotamobagu

Sofyan Alhabsyi
Sofyan Alhabsyi

BOLTIM — Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menyesalkan ulah dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kali ini dinilai cukup merugikan waktu Dan tenaga. Pasalnya, kurang lebih empat Jam
Pemadaman secara tiba – tiba tanpa pemberitauan sehingga dapat mengakibatkan kerusakan alat elekronik ‘komputer’. Tak hanya itu juga pekerjaan pun tertunda dengan pemadaman PLN tersebut.

Pantauan media ini, kurang lebih tiga pekan terakhir pemadaman sering terjadi,”hampir setiap harinya. Terkesan kinerja dari PLN ‘tak maksimal’. “Ini sangat berbahaya jika terus menerus seperti ini   karena hampir seharinya listrik tidak stabil sering padam Dan aktifitas kantor pun akan terbengkalai,” ungkap Fitra Damopolii Salah satu PNS di Sekertariat Daerah.

Lanjutnya mempertanyakan kinerja dan suplayer listrik dari PLN dalam mendukung jalannya roda Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Boltim serta kebutuhan masyarakat  apakah kebutuhan pasokan Boltim besar sehingga masih membutuhkan mesin ektra besar juga ataukah ada indikasi pengurangan bahan bakar yang disulai kepada pihak ketiga (perusahaan,red). “Pihak PLN harus jelas terbuka jangan sampai dikemudian hari para warga akan melakukan protes keras ‘demo besar besaran dan mogok membayar. Ini salah siapa sebenarnya, jangan sampai ada kata mempersalahkan masyarakat,” tegasnya, sembari dibenarkan sejumlah warga Tombolikat Selatan Kecamatan Tutuyan  Ismail Mokodompit.

Terkait hal tersebut ditangapi Ketua Komisi I Dekab Boltim Sofyan Alhabsy mengatakan Boltim sudah menjadi Ikon,”bukan Boltim kalau tidak mati lampu. Ikon itu, yang diberikan PLN kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Tetapi, jangan Sampai PLN keluar dari Komitmen awal Haering pada beberapa bulan lalu,”barang elekronik warga ataupun Pemerintah, pihaknya, PLN harus ganti rugi atas kerusakan tersebut,” tegas Sofyan.

Sementara itu, Pimpinan PLN Cabang Kotamobagu Irawan A Sulistiya mengatakan sudah ada jadwal untuk pemadaman Dan sudah diberikan secara rutin langsung kepada Pemerintah Desa (Sangadi,red). Bahkan se-BMR ,” Kata Irawan Sulistiya Belum lama ini, melalui via SMS.(Sandy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: