AdvertorialBolmong

Melihat Satu Tahun Kepemimpinan Yasti-Yanny

BOLMONG— Setahun sudah Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati (Wabup) Yanny R Tuuk (Yasti-Yanny) memegang amanah yang dipercayakan masyarakat Bolmong, sebagai pemimpin mereka dalam menjalankan roda kepemerintahan Kabupaten Bolmong.
Ya, tepat pada tanggal 22 Mei 2018 merupakan momen istimewa  bagi Yasti-Yanny yang dinilai sukses mempimpin Bolmong yang merupakan kabupaten terbesar dan terbanyak penduduk, di sebanyak lima kabupaten dan kota di Bolaang Mongondow Raya (BMR), meski baru satu tahun mejalankan roda kepemerintahan Bolmong. Terhitung sejak resmi dilantiknya Yasti-Yanny pada tanggal 22 Mei 2017 lalu sebagai Bupati dan Wabup Kabupaten Bolmong periode 2017-2022 oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Bupati Yasti yang merupakan Bupati wanita pertama di Kabupaten Bolmong ini, bersama Wabup dua periode Yanny sejak dilantik telah menunjukan keseriusan menepati komitmen mereka untuk menjadikan Bolmong hebat sesuai visi dan misi mereka saat bersosialisasi kala proses Pilkada tahun 2017 lalu. Apalagi juga terbantu dengan Sekretaris Daerah (Sekda) yang dikenal hebat Tahlis Gallang.
Hal ini pun tidak semata supaya mereka dipilih oleh masyarakat menjadi Bupati dan Wabup Bolmong. Buktinya, sejak  hari perdana Yasti-Yanny bekerja kala itu, mereka langsung melakukan reformasih birokrasi. Mulai dari disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bolmong, baik jam kerja maupun kehadiran.
Untuk menerapkan disiplin ASN, Yasti-Yanny bahkan mengontrol langsung dengan memberdayakan teknologi informasi lewat finger print, face detection dan Closed Circuit Television (CCTV). Ini sebagai pemicu kinerja ASN yang lebih disiplin, sehingga tidak mudah terkenak penindakan disiplin ASN  baik hukuman ringan, sedang, hingga berat.
Selang berjalan waktu diterapkan aturan disiplin ASN Bolmong ini, Yasti-Yanny sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) kinerja ASN di setiap Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bolmong hingga kecamatan bahkan sekolah-sekolah. Tak heran, sikap tegas demi menjadikan Bolmong hebat dilakukan. Tak tanggung-tanggung Yasti-Yanny, memberikan tindakan tegas ke sejumlah ASN yang kumabal bahkan hingga diberhentikan dengan tidak hormat (pemecatan), penurunan pangkat, serta berbagai penindakan penegakan disiplin berdasarkan pelanggaran ASN, tentu mengacu pada dasar aturan perundang-undangan.
Kepemimpinan Yasti-Yanny tak hanya dikenal tegas dan disiplin. Namun, mereka juga terus meningkatkan berbagai program. Diikuti selama setahun berjalan ini, sebagaimana komitmen mereka untuk terus bekerja maksimal demi menuntaskan setiap permasalahan pemerintahan dan mengutamakan pelayaman masyarakat hingga penataan administrasi terus dibuktikan.
Apalagi terkait pertanggung jawaban kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan menerapkan sistem aplikasi E-planning, E-Budjeting, E-Monev yang transparan, setiap perencanaan dan realisasi kegiatan bisa terukur, serta mendapatkan input, output, dan out came yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tak hanya itu, berbagai program prioritas utama yakni pengembangan di bidang pembangunan, perekonomian, pendidikan, kesehatan termasuk bidang pariwisata terus dijalankan. Berbagai upaya lobi dilakukan supaya bisa menerima bantuan dari pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat Bolmong.
Bahkan dalam kepemimpinan Yasti-Yanny mereka mengutamakan pemimpin yang melayani masyarakat, bukan sebaliknya masarakat yang melayani pemimpin. Hal itu terus ditegaskan Yasti-Yanny kepada kepala-kepala OPD hingga ASN.
Berbagai upaya lobi telah dilakukan secara bertahap ke kementrian teknis. Hal ini terlihat saat adanya pertemuan dengan Menteri Perhubungan, Menteri Pertanian, Menteri Desa dan PDTT, Menteri Perdangangan, Menteri PUPR, Menteri ESDM, Menteri Kelautan, Menteri Keuangan, Menkopolhukam, Kapolri dan lainnya untuk  melakukan sinkronisasi yang terintegrasi secara nasional sehingga mulusnya setiap perencanaan pembangunan di Kabupaten Bolmong.
Hasil upaya-upaya yang dilakukan bahkan terus membuahkan hasil. Buktinya, Pembangunan Bandara sudah akan terealisasi, pelebaran jalan Nasional di ibu kota Kabupaten yang diusulkan sepanjang 20 Km dan lebar 25 M, sudah akan terealisasi 4 Km tahun ini, Pembangunan Terminal Tipe A di Lolak, Program Kegiatan Padat Karya, peningkatan penyelesaian Bendungan Pindol Totabuan, dan lainnya yang bersumber dari APBN.
Yasti-Yanny juga terus berjuang supaya masyarakat di Bolmong bisa mendapatkan pekerjaan yang baik. Upaya lobi kepada setiap perusahaan yang ada di Bolmong, bahkan terus membangun hubungan dengan para infestor luar untuk masuk di Bolmong, demi memperjuangkan keinginan masyarakat Bolmong untuk mendapatkan pekerjaan serta pertumbuhan ekomomi lebih meningkat.
Hal ini terlihat saat Direktur Utama PT. Conch Mr Zeng, sepakat untuk mengakomodasi tenaga kerja yang sebagian besar adalah masyarakat Bolmong, supaya bisa dipekerjakan di perusahaan yang beroperasi di Desa Solog, Kecamatan Lolak. Keseriusan ini dibuktikan saat pihak PT.Conch yang sampai saat ini masih merekrut dan menerima berkas lamaran kerja oleh masyarakat Bolmong meski pelamarnya sudah mencapai 2000-an lebih, dan tinggal menunggu waktu untuk diseleksi.
Tak sampai di situ, menopang pendidikan anak-anak di Bolmong menjadi perhatian serius juga oleh Yasti-Yanny. Apalagi pendidikan sangat penting demi berkembangnya sumberdaya manusia di suatu daerah.  Diketahui, tahun ini, pelajar SD dan SMP yang berada di Bolmong, akan diberikan bantuan seragam baru dan penambahan peralatan komputer SMP, dalam rangka  menunjang kualitas pendidikan terutama menghapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pembangunan perpustakaan sekolah SMP sebagai tempat bacaan siswa, pembangunan laboratorium IPA SMP sebagai tempat penelitian siswa, pembangunan gedung dan perbaikan bangunan sekolah SD dan SMP terus diperhatikan.
Untuk pengembangan di bidang pariwisata juga terus dilakukan. Apalagi Bolmong memiliki banyak tempat yang layak dikembangkan serta pantai yang indah untuk bisa menarik perhatian para wisatawan baik wisatawan lokal hingga wisatawan internasional. Contohnya fokus pengembangan Pantai Pulau Tiga, Pantai Babo, dan potensi tempat wisata lainnya. Ini juga sudah mulai dilirik dan disurvei langsung oleh para infestor yang bakal mengengbangkan tempat-tempat wisata di Bolmong.
Para pemuka agama di Bolmong mulai diperhatikan, karena  Yasti-Yanny  juga telah menyediakan insentif untuk kesejahteraan pemuka agama.
Selama kepemerintahan setahun, melalui Kepemimpinan Yasti-Yanny, Bolmong juga banyak menerima penghargaan dan lebih mengharumkan nama Kabupaten Bolmong di tingkat Nasional. Masing-masing penghargaan yang diperoleh yakni piagam penghargaan terbaik II kategori Pelayanan Kepangkatan Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada acara BKD Award 2017. Penghargaan Piagam Paramesti dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Pemkab, penghargaan sebagai daerah yang Sadar Hukum dan HAM oleh pihak Kemenkumham RI, serta Bupati Yasti dinobatkan sebagai Top Pembina BUMD tahun 2018.
Satu tahun kepemerintahan Bolmong ini, Bupati Yasti mengatakan ini semua berkat doa dan dukungan masyarakat Bolmong. “In sya’ Allah terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Bolmong, berharap dukungan dan doa masyarakat Bolmong, sehingga sesuai visi dan misi Bolmong akan menjadi lebih hebat kedepan,” ungkap Yasti
Disisi lain Wabup Yanny menuturkan, semua program yang telah dijalankan semata hanya untuk kesejahteraan masyarakat Bolmong. “Kiranya semua bisa berjalan baik, dan doa masyarakat Bolmong akan terus menyertai pemerintahan Bolmong. Bolmong hebat sudah menjadi komitmen dan prioritas dalam menjalankan roda pemerintahan ini,” katanya mengakhiri. (Ind/Adve)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: