Kotamobagu

Kotamobagu Dilirik Investor Cina Bangun Pabrik Pengalengan Nenas

Wali Kota Kotamobagu, Mohamad Mokoginta, bersama calon invenstor dari china usai menggelar pertemuan.

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Letak wilayah Kota Kotamobagu yang strategis di wilayah BMR, menjadi salah satu pertimbangan para investor untuk berinvestasi.

Buktinya, Pjs Wali Kota Kotamobagu, Mohamad Mokoginta, didampingi sejumlah kepala SKPD menerima dan menggelar pertemuan investor asal China siap membangun pabrik pengalengan nenas di Kota Kotamobagu, Kamis (8/3).

“Mereka dari Guangzhou dan tertarik mengembangkan industri di bidang pertanian, seperti nenas, kelapa dan ikan. Tapi yang paling utama adalah nenas,” kata Pjs Walikota, Muhammad Mokoginta, usai pertemuan dengan investor China.

Ia mengakui, Pemerintah Kota (Pemkot) Pemkot sangat menyambut baik rencana investor China itu untuk membangunan pabrik pengalengan nenas di Kota Kotamobagu. Lahanya seluas satu hingga dua hektare untuk pembangunan pabrik tersebut disiapkan di wilayah Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat.

“Untuk areal perkebunan nenas di sini (Kotamobagu) kecil, jadi hanya pabriknya saja. Jadi kita berbagi dengan Kabupaten Bolmong, nenasnya dari Desa Lobong (Bolmong) dan pabriknya di Kotamobagu. Ini sangat baik dan menguntungkan bagi masyarakat. Kalau sudah ada pabriknya, tentu tenaga kerjanya prioritas dari Kotamobagu, kecuali untuk tenaga ahli itu berasal dari luar daerah,” ungkapnya.

Lanjutnya, setelah pertemuan tersebut pihak investor akan melakukan study kelayakan dengan melihat kualitas nenas dan besarnya area perkebunannya. “Mereka butuh areal yang besar sekitar 30 hektare. Kalau tersedia, mereka tertarik dan siap ke sini. Kita sudah koordinasi dengan Dinas Pertanian Bolmong, di sana ada 30 hektare lahan tanaman nenas dan masih ada cadangan sekitar 10 ribu hektare lagi,” ujarnya. (ddj)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: