
Setelah dua bulan melarikan diri, pelaku pembunuhan bidan Nursiah di Aceh akhirnya diciduk di Bogor, Jawa Barat. Pelaku, Hamdani (38) ternyata merupakan suami korban.
Penangkapan Hamdani dilakukan tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh dan Opsnal Satreskrim Polres Pidie. Personel yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Syamsul ini bergerak ke Bogor, Jawa Barat setelah mendapat informasi keberadaan pelaku.
“Pada hari Minggu 29 Oktober 2017 sekira pukul 21.30 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan Nursiah,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan saat dimintai konfirmasi, Senin (30/10/2017).
Hamdani diciduk saat bersembunyi di rumah kos di jalan Intan RT 002/04 Kelurahan Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Saat diciduk pelaku tidak melakukan perlawanan.
Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, Ham sudah sudah tinggal di rumah kos tersebut sejak sebulan lalu. Dirinya mengaku sengaja membunuh istrinya karena sakit hati.
“Menurut pengakuannya bahwa tersangka melakukan pembunuhan tersebut karena kesal dan sakit hati terhadap korban dan keluarga besar korban yang selalu memarahi dan mengintervensi pelaku sehingga pelaku mengaku khilaf,” jelas Goenawan.
Saat ini, polisi Aceh sedang berkoordinasi dengan polisi setempat untuk membawa Ham ke Tanah Rencong.
“Ini lagi persiapan balik ke Aceh bawa tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Syamsul kepada detikcom. Seperti diketahui, Nursiah (43) dibunuh suaminya di rumah mertuanya di Desa Blangong Basah, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Aceh. Korban ditemukan tewas pada Selasa (29/8) siang sekitar pukul 15.00 WIB. Di wajah korban, terdapat sejumlah luka.
detik.com



