Bolmong

Pejabat Bolmong Ikuti Assesment, Plt Bakal Banjiri Rolling

Tahlis Gallang
Tahlis Gallang

BOLMONG— Kabar akan diadakan rolling besar-besaran bagi pejabat eselon II, III dan IV makin menguat, bisa dipastikan sudah dekat. Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah mengirim sebanyak 56 pejabat untuk mengikuti proses assesment pejabat di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) kantor regional XI Manado. Ini bukti keseriusan Pemkab Bolmong terkait hal tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Hamri Binol mengatakan, hari ini Senin (7/8). Sebanyak 56 pejabat yang terdiri dari eselon II dan III mengikuti uji kompetensi atau assesment. “Uji kompetensi sama seperti assesment. Tiap peserta akan dibagi per kelompok, dan tiap kelompok mengikuti selama dua hari. Untuk itu, pejabat yang ikut assesment harus mempersiapkan diri, 56 pejabat tersebut yang terdiri dari eselon II dan III dipastikan mengikuti uji kompetensi,” kata Binol.
Sementara itu, Sekab Tahlis Gallang, menjelaskan, kegiatan merupakan inisiatif provinsi dan internal BKN. Pejabat yang direkomendasikan dipersiapkan untuk pembentukan ‘kabinet’ baru. “Yah, ini bagian dari persiapan kita. Semua yang direkomendasikan itu yang kita siapkan,” bebernya.

Ditambahkan, proses assessment akan berlangsung dalam beberapa tahapan. Selain pejabat pemkab, ada pejabat Pemkot Kotamobagu yang ikut dan bisa jadi mengisi pos di Bolmong. “Ya, kita tentu menunggu hasilnya. Yang pasti semuanya siap,” tuturnya.

Menurutnya, assessment bakal jadi momentum mengukur kemampuan pejabat di Bolmong. Terkait wacana rolling yang terhambat, mantan Sekkot Kotamobagu itu menegaskan tidak ada masalah. Dia menyebut, BPK telah merekomendasikan adanya pergantian pada sejumlah jabatan. “Banyak dan sudah urgent tidak bisa menunggu. Jadi kemungkinan akan banyak Plt kalau memang belum bisa definitif,” ujarnya.

Dirinya berharap, para peserta ini akan mengikuti dengan serius. “Saya harap ada keseriusan dari peserta, hal ini merupakan syarat dalam pelaksanaan rolling nantinya,” beber Tahlis.
Lanjutnya, hasil uji kompetensi ini selanjutnya akan disampaikan kepada Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dan wakil bupati Yanny Ronny Tuuk STH MM, sebagai bahan kajian dan berbagai pertimbangan nantinya. “Setelah semua proses assesment dilaksanakan, setelah mendapat hasil baru kita laporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati,” pungkasnya. (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close