Nasional

PLN Bakal Teken 6 Kontrak Jual Beli Listrik Tenaga Surya

PT PLN

PT PLN dalam waktu dekat akan menandatangani 6 Power Purchase Agreement (PPA) alias perjanjian jual beli listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia Timur.

Direktur Aneka Energi Terbarukan Kementerian ESDM, Maritje Hutapea, menjelaskan perjanjian jual-beli ini merupakan salah satu bukti patokan harga pembelian listrik dari energi terbarukan, yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2017 (Permen ESDM 12/2017), masih cukup ekonomis bagi Independent Power Producer (IPP).

“Dalam waktu dekat ini ada 6 PLTS yang siap ditandatangani PPA-nya. Sudah selesai negosiasi dengan PLN. Semuanya di Indonesia Timur,” kata Maritje , Kamis (20/7/2017).
Keenam PLTS yang kapasitasnya antara 5 MW sampai 15 MW itu tersebar di Kupang, Lombok, dan Gorontalo. Empat di antaranya berada di Lombok.

“Kapasitasnya 5-15 MW. Ada 6 lokasi di Kupang, Lombok ada 4, dan Gorontalo,” ucapnya.
Sesuai Permen ESDM 12/2017, harga pembelian listrik tenaga surya oleh PLN maksimal sebesar 85% Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik setempat.

Dari patokan itu, setelah IPP bernegosiasi dengan PLN, diperoleh harga sekitar US$ 10/kWh alias kurang lebih Rp 1.330/kWh. “Harganya ngikutin Permen ESDM 12/2017, sekitar US$ 10 sen/kWh,” kata Maritje.
Saat ini penandatanganan PPA tinggal menunggu surat penetapan dari Menteri ESDM Ignasius Jonan saja. “Sekarang lagi masuk ke Pak Menteri, minta surat penetapan,” tutupnya.

detik.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close