BoltimPolitik

PDIP Boltim Digembosi, Kader Banteng Keluar Lingkaran

Win Aer
Win Aer

BOLTIM — Pasca penolakan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara (Sulut) terhadap hasil penjaringan nama calon ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Tidak membuat empat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan empat puluh ranting yang tersebar di Boltim berdiam diri.

Bahkan ketika partai yang mengutamakan aspirasi wong cilik ini akan menggelar Musyawarah Anak Cabang (musancab) memilih ketua PAC dalam waktu dekat ini “mereka” yang mengklaim diri sebagai penyambung aspirasi “akar rumput” berencana membentuk organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Wahyu Aer, kader banteng dalam lingkaran yang sudah 12 tahun mengabdikan diri di partai PDIP bersama Alfian Oroh mantan caleg PDIP pemilu legislatif 2014, Afriansya Embo PAC PDIP Modayag Barat, kader intelektual Muhamad Hidayat, SP.MAP serta beberapa kader, simpatisan dan mantan calegĀ  akan membentuk ormas yang mereka namai “Banteng Liar”.

Ketika ditanyai maksud pembentukan ormas tersebut Wahyu Aer mengatakan ini adalah langkah perjuangan di luar lingkaran untuk mewujudkan amanat masyarakat yang beberapa waktu lalu dikalahkan oleh putusan DPD PDIP Sulut. “Intinya ketika aspirasi kami ditolak maka kami tetap gigih berjuang sebagaimana kami di didik dengan semangat dan kekuatan banteng. Dan kami menjadi Banteng Liar yang keluar lingkaran untuk mengawal aspirasi masyarakat demi mewujudkan kemakmuran daerah Boltim ini,”kata Wahyu Aer, Ketua Ormas Banteng liar.(Sandy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: