Bolmong

Kadiskes Berang Soal Dugaan Pungli di Puskesmas Maelang

Yulin Papuling
Yulin Papuling

BOLMONG— Terkait beberapa instansi dibawah struktur Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow (Bolmong) yang diduga mulai melakukan Pungutan Liar (Pungli) kepada pasien, Angota Komisi III DPRD Bolmong Swempri Rugian minta pihak Dinkes memperhatikan hal tersebut. Pasalnya,  di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Santombolang, diduga mulai ada aktivitas tak terpuji tersebut.

Menurut Rugian, pihak Dinkes harus memperhatikan dugaan yang terjadi pungli di puskesmas Desa Maelang, pasien yang memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dipungut biaya oleh salah satu oknum dokter. “Pasien yang lagi membutuhkan pertolongan kesehatan, yaitu orang tuanya Kepala Desa Babo, yang memiliki KIS ternyata diminta biaya oleh oknum Dokter,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dirinya membeberkan besaran biayanya. Menurutnya, knum dokter tersebut, menjelaskan itu sudah menjadi tuntutan pihak Puskes. “Biaya untuk oknum dokter tersebut, dari laporan yang saya terima, berjumlah Rp 1.350.000, mereka beralasan itu memang sudah menjadi tuntutan pukes tersebut,” bebernya.
Karena itu, selaku lembaga yang mengawasi kinerja eksekutif sangat menyesalkan hal tersebut. “Kami sangat menyesalkan tindakan oknum dokter tersebut,” tuturnya.
Dirinya mengaku akan mengseriusi permasalahan ini, dengan memanggil dua instansi tersebut untuk dimintai klarfikasi terkait permasalahan ini. “Saya selaku anggota komisi III yang bermitra kerja dengan Dinkes, akan merekomendasikan ke komisi untuk mengundang semua pihak terkait untuk diminta klarifikasi. Jika terbukti maka kami tidak segan-segan untuk meminta rekomendasi kepolsian untuk mengusut masalah ini,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas (Kadis) Dinkes Bolmong, Julin Papuling langsung menghubungi Kepala Pukes lewat telepon genggam. Lewat pembicaraan tersebut Papuling sangat menyayangkan, apabila hal ini betul-betul terjadi. “Itu tidak bisa, nantinya kami akan tindak lanjuti, beda dengan pasien jika ke dokter pribadi dan diberikan obat, tapi kalau tindakan yang dilakukan oleh puskes itu tidak bisa,” katanya saat melakukan pembicaraan dengan kapus Desa Maelang lewat telpon.
Dirinya juga, berharap agar Kapus harus tegas kepada bawahanya. “Harus tegas kepada semua bawahan, jangan dibiarkan apalagi untuk oknum dokter yang telah melakukan pungli tersebut, saya tidak suka apabila hal seperti ini dibiarkan,” tandasnya. (Ind)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close