Traffic Light Mati, Perempatan Lolak Rawan Lakalantas

BOLMONG— Keberadaan traffic light yang letaknya tepat di perempatan Kota Lolak Bolaang Mongomdow (Bolmong) sangat meresahkan masyarakat. Apalagi pengendara yang melintasi jalan perempatan tersebut. Pasalnya, sudah sekira satu tahun traffic light tersebut tidak berfungsi.
“Sudah seharusnya traffic light ini diperbaiki, karena bisa membingungkan pengendara. Apalagi traffic light ini tepat di perempatan Kota Lolak, nantinya pengendara yang beda arah kebingungan,” ungkap sejumlah warga.
Disisi lain, Rinda Puyongkong yang mengaku warga Lolak mengatakan sudah bertahun-tahun traffic light ini tidak berfungsi, sementara ini sangat penting sebagai tanda lalulintas. “Pemerintah harus segera memperhatikan ini, karena bisa memicu terjadinya kecelakaan lalulintas. Apakah akan tunggu ada korban, baru mau bergerak? Ini tempat yang ramai kendaraan untuk melintas, jadi tak boleh dibiarkan,” ujar Rinda.
Menanggapi hal tersebut, Zulfadly Binol Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bolmong, mangatakan pihaknya sudah melakukan perbaikan pada traffic light tersebut belum lama ini. “Sudah diperbaiki belum lama ini, tapi hanya berfungsi selama dua hari, kemudiam kembali tidak berfungsi. Setelah dicek kembali kerusakannya ternyata ada alat yang koslet di dalam, jadi harus diperbaiki lagi,” jelas Binol.
Ditambahkan, pihaknya sudah merencanakan untuk membawa alat traffic light tersebut ke Purwokerto Jawa Tengah untuk perbaikan. “Kita akan bawa ke sana untuk perbaikan, nantinya akan diperiksa kira -kira kabel mana yang kurang, kabel uratnya kecil-kecil. Awalnya lampu warna kuning sudah menyala, setelah jalan dua hari, tiba-tiba berganti warna merah yang menyala, jadi harus dicek lagi. Intinya kami usahakan untuk dipercepat perbaikannya sehingga bisa cepat difungksikan,” jelasnya.
Terpisah, Jultje Tumanduk Pejabat Pelaksana Harian (PLH) Dishub Bolmong membenarkan perbaikan traffic light tersebut. “Jadi, kami pastikan segera diperbaiki supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan di perempatan tersebut. Semua tergantung dana, jadi kami akan konsultasikan dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, apakah mau diperbaiki atau akan ada pengadaan kembali traffic light yang baru, kita lihat kemampuan dana,” tutupnya. (Ind)



