Pangkas Pejabat Uzur, Bolmong Butuh Kaderisasi

BOLMONG – Rencana Penjabat (Pj) Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung SH melakukan rolling jabatan diharapkan objektif. Pejabat yang tidak lagi pada usia produktif diminta supaya diganti dengan pejabat muda yang punya kemampuan mumpuni. Tujuannya, agar proses kaderisasi atau peremajaan pejabat berjalan dengan baik.
Saat ini, di jajaran Pemkab Bolmong, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masih didominasi pejabat tua. Bahkan, ada sejumlah pejabat yang masa tugasnya diperpanjang karena diberlakukannya undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Apalagi, banyak pejabat eselon III yang sudah memenuhi persyaratan pangkat dan golongan layak dipromosi.
‘’Saya pikir bupati harus lebih objektif lagi menempatkan pejabat saat rolling nanti. Pejabat esellon III yang sudah layak dipromosi dimanfaatkan, dan jangan lagi memperpanjang pejabat yang MPP. Mereka itu sudah layak diganti sebab sudah cukup lama berkarir. Berikanlah kesempatan kepada kader muda yang ada,” kata pemerhati pemerintahan Bolmong Supandri Damogalad.
Menanggapi hal itu, sejumlah pejabat saat diwawancarai, mengaku, pasrah saja dengan segala keputusan bupati sebagai pemegang hak prerogatif dalam menempatkan pejabat.
‘’Intinya tergantung dari user. Siapapun pejabat yang ditempatkan, adalah hak prerogatif bupati dan kami harus siap menerimannya,” ujar pejabat eselon III yang malu namanya ditulis. Sementara, Pj bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung SH mengatakan, jajarannya masih fokus dengan pengisian OPD baru. ”Pengisian OPD atau perubahan struktur pejabat eselon, saya harus meminta izin mendagri. Apalagi jika itu menyangkut kinerja pemerintahan,” kata Watung. (mg1/sal)



