Gempa Guncang Malang saat Dinihari, Warga Kaget

Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,9 Skala Richter kembali terjadi di laut selatan Jawa Timur, Rabu (8/2/2017) dini hari sekitar pukul 00.21 WIB.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Stasiun Geofisika Karangkates, Kabupaten Malang, pusat gempa berada di kedalaman 126 kilometer. Letaknya, 45 kilometer arah barat daya Kabupaten Lumajang atau pada titik kordinat 8,52 derajat lintang selatan dan 113,11 derajat bujur timur.
Kepala Stasiun Geofisika Karangkates, Kabupaten Malang, Musripan mengatakan, gempa tersebut dirasakan di sejumlah daerah di Jawa Timur dan Bali.
“BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi atau guncangan dirasakan di daerah Malang, Lumajang, Jember, Trenggalek, Nusa Dua (Bali) dan Tabanan (Bali),” katanya.
Terjadinya gempa disebabkan oleh aktivitas sesar di laut selatan Jawa Timur atau Samudera Hindia. “Pemicu gempa bumi ini diperkirakan adalah aktivitas sesar di Samudera Hindia. Tidak berpotensi tsunami,” ungkapnya.
Eko Darmoko, salah seorang warga di Kelurahan Samaan, Kota Malang mengaku kaget dengan guncangan yang tiba-tiba dirasakannya. Ketika itu ia hendak tidur di kamarnya. Tiba – tiba kasur tempatnya tidur bergerak.
“Saya tidur begini, tiba – tiba kasur bergerak. Saya langsung lari keluar,” jelasnya.
(kompas.com)



