Komisi II Minta Pemkot Perhatikan Realisasi Pekerjaan Proyek

ProBMR, Kotamobagu – Tema tahun infrastruktur untuk tahun 2016 yang dicanangkan oleh Pemerintah Kotamobagu, mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu. Pasalnya, Anggaran puluhan hingga ratusan miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dikucurkan untuk pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur seperti jalan, jembatan, masjid raya dan infrastruktur lainnya.
Menurut Sekretaris Komisi II Dewan Kota (Dekot), Ishak Sugeha, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pelaksana teknis kegiatan harus memperhatikan realisasi kegiatan dan penyerapan anggaran hingga triwulan III tahun anggaran. Tak hanya itu, waktu, mutu dan sistem administrasi juga harus diperhatikan guna menghindari berbagai kemungkinan terburuk yang terjadi diakhir tahun anggaran. “Tema tahun infrastruktur yang diusung pemerintah kota sangat baik. Namun sangat ironis ketika ada pekerjaan yang bermasalah. Ini harus diperhatikan pihak eksekutif,” kata Ishak, Selasa (11/10).
Tiga bulan tersisa harus dimaksimalkan untuk menyelesaikan semua target pekerjaan. Pengawasan akan terus dilakukan agar manfaat dari setiap pelaksanaan kegiatan pembangunan bisa langsung dirasakan masyarakat. “Kami tak menginginkan ada pekerjaan yang bermasalah. Anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBD harus dimanfaatkan agar tak menjadi Silpa (Sisa Lebih Penghitungan Anggaran) di akhir tahun. Kami juga akan turun lapangan mengawasi setiap pelaksanaan proyek di lapangan,” ujarnya.
Sebelumnya Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, menyatakan dirinya akan terus mengawasi setiap pelaksanaan proyek. Setiap hari ia meminta progres pembangunan ke SKPD teknis. “Selain kualitas, waktu pengerjaan juga jadi fokus kita. Masyarakat harus ikut mengawasi setiap pelaksanaan proyek yang sedang dilaksanakan,” tutur Wali Kota. (ddj)




