Pemkot Minta Tambahan Kuota Gas Elpiji

ProBMR, Kotamobagu– Jelang bulan Ramadahan yang tidak lama lagi, pemerintah Kota Kotamobagu akan mengusulkan penambahan kuota gas elpiji kepada pihak pertamina. Menurut Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Kotamobagu, Ham Rumoroy, hal ini dilakukan untuk mengantispasi melonjaknya komsumsi gas elpiji. Untuk tahun
“Surat pengajuan telah dibuat, rencananya pekan depan akan dikirim ke pihak pertamina,” kata Ham Rumoroy, Jumat (20/5).
Untuk tahun ini, kata Ham, pihaknya mengusulkan penambahan kuota sebesar 5 % hingga 6 % dari 6000 tabung/ hari komsumsi gas elpiji masyarakat kota kotamobagu. Pengusulan jumlah tersebut karena wilayah kotamogau menjadi pusat kegiatan ekonomi di BMR baik barang maupun jasa.
“Yang mengkomsumsi gas elpiji tidak hanya masyarakat kotamobagu tapi sebagian warga sekitar perbatasan dengan kabupaten lain juga membeli gas di Kotamobagu,” jelasnya.
Di Kotamobagu sendiri, agen yang menjual gas elpiji sebanyak dua agen dengan jumlah pangkalan gas elpiji sebanyak 180. Dirinya menghimbau kepada para agen dan pangkalan agar menjual harga sesui Harga Eceran Tertingi (HET) yang telah ditentukan oleh pertamina. Jika tidak, maka pemerintah tidak segan- segan memberikan sanksi tegas.
“Saya harapkan pihak agen dan pangkalan agar menjual sesui ketentuan. Kami (red-Pemkot) akan langsung melaporkan ke pihak pertamina pangkalan yang menjual di luar harga eceran tertinggi untuk tidak dilayani lagi,” kata Ham. (ddj)




