LifeStyle

5 Wanita legendaris yang layak jadi Disney Princess selanjutnya!

wanita legendaris yang layak jadi Disney Princess.
wanita legendaris yang layak jadi Disney Princess.

Saat ini kita berada di era di mana kesetaraan gender adalah hal yang sangat penting. Kita tak boleh lagi membeda-bedakan apapun berdasarkan gender. Oleh karena itulah generasi muda di luar sana sangat butuh hiburan dengan sosok wanita yang merupakan inspirasi untuk tumbuhnya sosok wanita yang tak bisa lagi direndahkan posisinya.

Tentu saja dunia menyimpan banyak nama wanita hebat. Kita tahu betul bahwa nama-nama wanita hebat yang sudah sering kita dengar belum kesemuanya disebutkan. Salah satu medium yang tepat untuk penceritaan tersebut adalah film. Disney pun telah berhasil melakukan ini dengan lepas dari tema tipikal ‘princess dan prince charming’ yang diusung mereka selama bertahun-tahun, menjadi sosok wanita kuat di film “Frozen.”

Juga tinggal menunggu waktu untuk rilisnya film “Moana,” yang menceritakan kisah tentang princess berdarah Hawaii yang mampu mengarungi lautan dengan gagahnya.

Jika kita melihat dalam tumpukan sejarah, tentu ada beberapa wanita yang potensial jadi sosok pedoman bagi para wanita muda di luar sana. Wanita-wanita legendaris ini mungkin bisa jadi adaptasi Disney selanjutnya dalam membuat film Disney Princess. Dilansir dari Mashable, berikut ulasannya.

Nana Miriam dikenal oleh rakyat Afrika Barat sebagai ‘Dukun terbaik di Soroko.’ Diceritakan bahwa wanita legendaris ini merupakan anak dari seorang ayah yang keras dan kuat, bernama Fara Mako, yang mengajarkan dirinya apapun tentang dunia. Pada akhirnya dia memiliki kekuatan magis untuk dapat menolong sesamanya.

Pada suatu legenda, diceritakan juga bahwa desa yang dia tinggali, yang saat ini merupakan negara Benin di Afrika Barat, diserang oleh kuda nil raksasa, yang menghabiskan seluruh persediaan pangan mereka. Dengan kekuatan magis yang dimilikinya, Nana Miriam memutuskan untuk memerangi sekawanan kuda nil raksasa tersebut.

Setelah bertarung, Nana Miriam mengangkat sang kuda nil dan memutarnya di atas kepala sebanyak tiga kali, dan melemparkannya ke sungai Niger. Para kuda nil akhirnya mati karena tertabrak bebatuan.

Hatshepsut juga merupakan wanita legendaris, karena ia merupakan Firaun wanita pertama dalam sejarah. Ia mendapatkan tahtanya di tahun 1478 sebelum masehi, dan merupakan Firaun paling sukses dan paling lama menjabat, yakni selama 22 tahun.

Pencapaian terbaiknya sebagai pemimpin kaum Mesir saat itu adalah memerangi siapapun yang akan merebut tahta kekuasaannya sebagai sang Firaun. Selain itu, Hatshepsut membangun kuil Deir el-Bahri yang merupakan salah satu kuil paling menakjubkan di dalam sejarah Mesir kuno.

Lozen juga merupakan seorang dukun dari suku Chiricahua Apache, yang juga merupakan pemimpin yang sangar. Terkenal sebagai tangan kanan Geronimo, pemimpin terkenal dari suku Apache, Lozen sama sekali tidak melakukan aktivitas domestik layaknya wanita pada saat itu.

Justru Lozen menjadi seorang prajurit yang mengerikan, yang kerapkali berperang bersama sang kakak, Victorio.

Lozen pun juga punya kemampuan menyusun strategi yang luar biasa. Legenda menceritakan bahwa Lozen memiliki kemampuan untuk memprediksi kedatangan pasukan berkuda Amerika Serikat dengan sangat-sangat presisi. Pasukan Amerika Serikat sudah sejak lama mengusir suku Indian dan memerangi mereka yang membangkang.

Disamping tokoh fiksi Princess Merida yang sudah diangkat ke layar lebar, Inggris raya memiliki Queen Boudicca. Queen Boudicca merupakan ratu Celtic yang secara luas memerangi pasukan Romawi yang menduduki tanah Britania Raya pada masa itu. Sang ratu mampu mengerahkan massa untuk membumihanguskan kota London kuno saat itu, yang akhirnya mengusir 100.000 tentara Romawi dari tanah kelahirannya tersebut.

Meski akhirnya sang ratu ditundukkan kembali oleh seorang jendral Romawi bernama Suetonius, Queen Boudicca adalah salah satu ikon wanita terbaik yang dimiliki Inggris Raya.

Dari tanah Korea Utara terdapat nama Princess Pyeonggang, yang merupakan puteri dari raja Pyeongwon dari Goguryeo, yang kini jadi Korea Utara. Terkenal ketika kecil sebagai ‘puteri yang suka menangis,’ sang ayah sangat terganggu dengan tangisannya dan mengancamnya akan menikahkannya dengan orang paling bodoh di kerajaan, Si Bodoh Ondal.

Seiring makin dewasanya Pyeonggang, ia justru dijodohkan dengan bangsawan yang tak ia cintai. Sebagai bentuk perlawanan, ancaman sang ayah di masa kecil benar-benar ia lakukan. Dia menikahi Si Bodoh Ondal dan menjual segala barang berharga miliknya, dan melepaskan titel puteri yang disandangnya.

Dia melatih Ondal dengan kemampuan berkuda dan memanah, sehingga Ondal dengan bantuan Pyeonggang jadi salah satu jendral legendaris di tanah Korea.

 

 

 

sumber:Merdeka.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close