AdvertorialNasional
Pemprov Sulut Gelar Upacara Peringatan HANI 2016

MANADO – Pemprov Sulut menggelar upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2016, Senin (27/6), di halaman Kantor Gubernur Sulut. Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw bertindak sebagai inspektur upacara, dengan peserta seluruh personil BNK, BNN Kab/Kota, BNNP, ASN, TNI/Polri dan penggiat-penggiat narkoba se Sulut. Tema HANI 2016 Sulut adalah ‘listen first’ atau dengan arti mendengarkan suara hari anak-anak, dan generasi muda merupakan langkah awal untuk membantu mereka tumbuh sehat, dan aman dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNN RI Komjen (Pol) Budi Waseso dalam sambutannya yang dibacakan oleh wagub, bahwa dalam konsepsi pembangunan nasional 2016, BNN telah berkontribusi dalam mendorong pembangunan SDM berwawasan anti narkotika, sebagai salah satu isu pembangunan nasional yang dilakukan oleh seluruh stakeholder dan bersifat lintas sektor. Dalam artian, keterkaitan seluruh instansi baik pemerintah pusat dan daerah, berkontribusi secara nyata dengan berpedoman pada prinsip ‘Budget Follow Programme’, melalui program kerja lingkungan bersih penyalahguna narkoba.

Data dari BNN RI capaian upaya pemberantasan jaringan narkoba, BNN telah berhasil mengungkap sebanyak 72 jaringan sindikat narkotika nasional dan internasional. Kasus yang berhasil diungkap dari tahun 2015 hingga 2016 adalah 1015 kasus kejahatan narkotika, baik yang ditangani pusat maupun provinsi. Dengan tersangka sejumlah 1.681 orang. Dalam kurun waktu tersebut juga diungkap tindak pidana pencucian uang yang berasal dari kejahatan narkotika, nilai aset yang brhasil dirampas sebesar Rp 142 milyar lebih.

Komjen (Pol) Budi Waseso mnyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya pada seluruh jajaran penegak hukum, polri, ditjen bea cukai, kejagung dan jajaran penegak hukum lain dari pusat ke daerah yang telah bekerja sama dengan penuh dedikasi dalam rangka memberantas kejahatan narkoba. Khususnya para pimpinan daerahdan jajarannya, yang telah berkomitmen mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.
Kegiatan juga disertai dengan pemberian penghargaan bagi para penggiat-penggiat narkoba oleh BNN provinsi yang diberikan oleh wakil gubernur. (sal/adv)



