Kotamobagu

Al-Quran Bahasa Mongondow Rilis November 2016

Jainuddin-Damopolii

ProBMR, KOTAMOBAGU–Al-quran dengan menggunakan terjemahan bahasa Mongondow, akan dirilis  pada November 2016 mendatang. Demikian dikatakan Wakil Walikota Kotamobagu, Jainuddin Damopolii. Kamis (26/5).

Dikatakannya, tujuan penerjemahan kitab suci umat Islam itu ke bahasa daerah, selain sebagai langkah untuk turut andil dalam konservasi nilai budaya lokal, juga memperluas dan mempermudah pemahaman Al-Quran. Diharapkan langkah ini akan bermuara pada peningkatan.

“Saat ini telah memasuki akhir tahapan penerjemahan, tinggal juz 25-30. Dan Al-quran berbahasa Mongondow rencananya mulai dirilis Bulan November mendatang” ujar Jainuddin.

Proses penerjemahan Al-quran tersebut, dikatakan Jainudin, melibatkan  pihak Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Budayawan, serta pakar bahasa Mongondow se-Bolmong Raya.

“Prosesnya sudah mulai  berjalan sejak tahun 2013 lalu, sehingga memakan waktu  selama 3 tahun” ungkap Jainuddin.

Dijelaskan Jainuddin, kendala utama penerjemahan kitab suci umat Muslim tersebut adalah menemukan padanan kata yang pas dari bahasa Arab ke bahasa Mongondow.

“Karena bahasa Mongondow hanya memiliki sekitar 400 kosakata, sementara bahasa Arab ribuan kosakata. Jadi harus sangat teliti memilih padanan kata, agar tidak terjadi salah pemahaman,” imbuh Jainuddin.

lanjut dikatkan Jainuddin, pada peluncuran nanti, akan melibatkan langsung Menteri Agama RI. “Lokasi acara peluncurannya, masih menunggu konfirmasi. Karena rencananya Menteri Agama langsung yang akan meluncurkannya, bersama terjemahan Al-quran bahasa daerah lainnya. Kemungkinan besar di Jakarta,”  ujar Jainuddin

Sementara itu, salah satu tokoh budaya Bolmong, Saad Mokoagow menambahkan, peroses pembuatan Al-quran terjemahan bahasa mongondow, harus dilakukan secara teliti.

“Penyusunannya memang sedikit rumit, karena persoalan kosa kata dan juga penggunaan bahasa mongondow harus dikaji terlebih dahulu sebelum digunakan agar tidak keluar dari makna dan arti bahasa mongondow yang asli” tutur Mokoagow. (Rez)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: