BMRKotamobagu

Siswa Dihimbau tak Lakukan Aksi Corat-Coret Seragam

Moh Aljufri Ngandu S,Pd
Moh Aljufri Ngandu S,Pd

ProBMR, Kotamobagu– Setelah sukses mengikuti Ujian Nasional  (UN) bagi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kota Kotamobagu. Kini, 2520 siswa yang terdaftar mengikuti UN ini akan menghadapi pengumuman hasil ujian yang biasanya diwarnai dengan  aksi corat-coret seragam.

Namun, aksi corat-coret ini dinilai hanya perbuatan yang tidak bermamfaat. Seragam yang layaknya masih bisa digunakan, harus dicorat-coret. Lebih tepat diberikan kepada adik-adik siswa yang masih duduk di bangku sekolah.

Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah (Setda) Kotamobagu, Aljufri Ngandu SPd pun menghimbau bagi para siswa untuk menyadari betapa sia-sianya aksi corat-coret tersebut.

“Sangat diharapkan juga bagi para orang tua siswa untuk dapat mengawal, dan memberikan penjelasan untuk tidak melakukan aksi corat-coret. Lebih baik kita berikan kepada yang membutuhkan, atau yang masih sekolah. Itu lebih positif, dan bernilai pahala,” himbau Aljufri, Kamis (28/4) kemarin.

Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) ini menambahkan, pihak sekolah harus juga mengingatkan bagi setiap siswanya untuk tidak melakukan aksi konvoi, apalagi hal-hal yang menjurus ke maksiat.

“Jangan melakukan budaya yang salah. Aksi konvoi hanya akan mengganggu para pengendara, dan berbahaya. Pihak sekolah harus mampu mengingatkan hal itu,” tutup Aljufri. (ddj)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: