Kotamobagu

BPBD Kotamobagu Siapkan Relawan Dapur Umum

Kepala-BPBD-Kotamobagu-Imran-Amon

ProBMR,KOTAMOBAGU — Setelah pelatihan membuat tenda darurat pada beberapa waktu lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) rencananya pada awal bulan Mei 2016 mendatang akan melaksanakan pelatihan relawan dapur umum.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu, Imran Amon, Senin (25/4). Dikatakannya, pelatihan tersebut sebagai persiapan jelang pelatihan Pengurangan resiko bencana.

“Nanti pada Oktober yang bertempat di Kota Bitung Sulut, sebagai tuan rumah pada pelatihan se Indonesia dalam rangka menunjang pemerintah untuk pengurangan resiko bencana, sehingga itu akan kita tawarkan untuk relawan dapur umum saat kegiatan itu,” ujar Imran Amon.

Lanjut Amon pelatihan yang dimaksud akan melibatkan instruktur yang terlatih di bidang memasak. “Ada dari TNI dan ibu-ibu PKK dilibatkan sebanyak 70 orang yang cepat dan jago memasak, karena memasak di dapur umum tidak sembarangan, harus tau memasak cepat dengan menu makanan yang layak untuk banyak orang,” ujarnya.

Adapun total relawan yang lebih spesifik pada dapur umum sebagian besar ibu-ibu ini jumlah yang akan dilatih untuk tahun ini ada 210 orang.

“Total relawan target kita itu 915 orang untuk lima tahun. Sampai saat ini sejak tiga tahun terakhir sudah ada 336 relawan yang telatih ditambah 210 tahun ini sudah 546 orang. Masih ada dua tahun ini pasti akan capai target. Minimal semua relawan diberi pengenalan,” ujar Amon.

Untuk perekrutan relawan dikatakan Amon pihaknya sudah menyurat kepada seluruh desa dan kelurahan melalui sangadi dan lurah. “Kita sudah menyurat ke sangadi dan lurah agar dapat mengirimkan orang-orang yang sudah biasa memasak di hajatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan memang sebagai relawan tidak diberi insentif, namun kedepan ketika terjadi bencana pasti akan disalurkan anggaran dari pemerintah pusat dan insentif kemungkinan besar termasuk didalamnya. “Sekarang batas pengenalan supaya saat kejadian masyarakat tidak panik,” ujarnya.(Rez)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: