Bolmong

TRC Kawasan Pantura Akan Dibentuk

Labuang-2

BOLMONG – Keterbatasaannya personil di Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Bolmong, untuk mengantisipasi adanya korban pada lokasi wisata harus menjadi perhartian serius oleh pemerintah. Apalagi, saat ini belum ada TRC (Tim Reaksi Cepat) dan relawan dalam mengawasi kawasan wisata daerah pesisir di wilayah Pantura (Pantai Utara).

Apalagi, hingga saat ini sudah ada yang memakan korban di lokasi tempat wisata. Alhasil, dengan tidak adanya TRC dan relawan tersebut, menjadi salah satu faktor utama para wisatawan lokal maupun asing untuk datang berkunjung ke daerah lumbung beras ini. “Tentunya ini akan menjadi perhatian kami terkait dengan bakal direkrutnya TRC dan relawan itu,” ujar Kepala BPBD Bolmong, Ir Channy Wayong ME.

Ia menjelaskan, ke depan pihaknya akan menyediakan nformasi menyangkut kebencanaan di kawasan objek wisata daerah pesisr. “Saat ini TRC lingkup kerjanya barus sebatas menangani bencana alam, baik itu banjir, tanah longsor maupun lainnya. Sehingga ke depannya akan dilibatkan masyarakat umum khususnya yang bermukim di lokasi wisata,” katanya.

Ia menuturkan, perekrutan TRC dan relawan di kawasan wisata sangat penting dilakukan untuk mencegah sedini mungkin dampak yang bakal terjadi ke depan. “Setidaknya masyarakat bisa merasa nyaman berwisata di lokasi pesisir. Kemungkinan besar lonjakan pengunjung datang berwisata di daerah ini (Bolmong) bakal meningkat,” katanya.

Sementara itu, Wabup Bolmong, Yanny R Tuuk STh MM mengaku, akan berkordinasi dengan instansi terkait terhadap hal tersebut. “Ini merupakan salah satu program yang positif. Yang jelas secepatnya saya akan berkordinasi dengan BPBD untuk membicarakan hal itu,” tutupnya. (sal)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: