AdvertorialBolmong

Bupati Resmikan Bank Sulutgo Cabang Pembantu Mopuya

Jpeg
Jpeg

BOLMONG – Warga yang ada di 6 kecamatan se Dumoga Raya pantas bergembira. Ini setelah bupati Salihi Mokodongan membuka secara resmi kantor cabang pembantu Bank Sulutgo di Desa Mopuya Selatan Kecamatan Dumoga Utara, Selasa (26/1). ”Semoga dengan dibukanya kantor cabang pembantu ini, transaksi perbankan warga, pengusaha, PNS dan TNI/Polri bisa lebih mudah,” kata bupati Salihi yang juga salah satu pemegang saham terbesar di Bank Sulutgo. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh bupati yang didampingi wakil bupati Yanny Ronny Tuuk STh MM, sekda Drs Ashari Sugeha, Dirut Bank Sulutgo Johanis Salibana, Direktur Pemasaran Novi Kaligis.

sulutgo1

Dalam sambutannya, bupati menekankan pentingnya pelayanan perbankan yang prima dari Bank Sulutgo kepada para nasabah. Tak hanya itu, perekrutan karyawan lokal di daerah juga harus menjadi ujung tombak. ”Sebaiknya Bank Sulutgo merekrut pegawai dari daerah setempat. Karena saat ini, sumber daya manusia di Bolmong cukup mumpuni dan siap pakai,” kata bupati. Orang nomor satu di Bolmong ini juga mengapresiasi peresmian kantor cabang pembantu di Mopuya, karena menurutnya wilayah Mopuya adalah tempat perputaran uang tertinggi di Dumoga Raya, karena transaksi bisnis per hari mencapai Rp 4 milar. ”Sudah tepat ada kantor cabang Bank Sulutgo di Mopuya, karena di sini perputaran uang mencapai Rp 4 miliar lebih per hari,” ungkap bupati.

sulutgo2

Sementara, Wakil bupati Yanny Ronny Tuuk STh MM menghimbau agar masyarakat Dumoga Raya, pengusaha, PNS dan TNI/Polri bisa memanfaatkan keberadaan Bank Sulutgo cabang pembantu Mopuya untuk segala jenis transaksi perbankan, baik bisnis maupun tabungan. ”Salah satu harapan pemerintah, yakni warga bisa dengan mudah melakukan transaksi perbankan, dan dapat lebih menumbuhkembangkan perekonomian setempat,” kata wabup. (sal/adv)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close