Pertengahan Tahun Ini Bolmong Bakal Kehilangan Ratusan Penyuluh

BOLMONG – Pemkab Bolmong kembali mengusulkan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus untuk formasi tenaga penyuluh. Pasalnya, hingga saat ini daerah penghasil pangan terbesar di Sulawesi Utara (Sulut) mulai mengalami krisis tenaga penyuluh. “Itu telah diusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan masing-masing kementerian terkait, semoga diterima,” ujar Sekda Bolmong Drs Ashari Sugeha.
Menurut Ashari, tenaga yang diusulkan tersebut adalah sekira 100 orang dari berbagai formasi seperti penyuluh pertanian, kehutanan dan perikanan. Katanya, rekrutmen CPNS ini tidak melalui jalur penerimaan umum melainkan langsung direkrut melalui kementerian masing-masing. “Itu diusulkan melalui jalur khusus,” jelasnya.
Diakuinya, pada saat ini hingga beberapa tahun kedepan, Pemkab Bolmong sangat kekurangan tenaga penyuluh. “Intinya, kami akan memperjuangkan rekrutemen CPNS tenaga penyuluh tersebut dan semoga dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” tambah Ashari.
Diketahui total tenaga penyuluh di Bolmong berjumlah 121 orang yang ditambah dengan tenaga harian lepas (THL) atau honor yakni 26 orang. Parahnya, para penyuluh tersebut menjalankan tugasnya di 198 desa dan dua kelurahan di Bolmong. Bahkan, diperkirakan pada pertengahan tahun 2016 ini ratusan tenaga penyuluh bakal pensiun. Pasalnya, ratusan tenaga penyuluh tersebut direkrut semenjak tahun 1980-an. “Pemerintah harus secepatnya melakukan perekrutan tenaga penyuluh agar pangan di Bolmong bisa terjaga,” ujar Gunawan Inug petani Dumoga.
Bupati Salihi Mokodongan mengatakan, untuk memaksimalkan tenaga penyuluh yang ada maka setiap orang harus bertanggung-jawab pada 3 desa “Seharusnya setiap desa harus ada satu penyuluh. Namun, untuk saat ini terpaksa setiap tenaga penyuluh harus bertanggung-jawab pada 3 desa,” kata Salihi. (sal)



