Bolmong

HNSI Bolmong Minta Pemerintah Perhatikan Nelayan

BOLMONG — Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) langsung tancap gas mengawal aspirasi masyarakat maritim. DPC HNSI Bolmong secara khusus menyoroti keberadaan nelayan pesisir dan nelayan tradisional skala kecil yang dinilai membutuhkan perhatian ekstra serta perlindungan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Sebagai salah satu wilayah dengan garis pantai yang luas di Sulawesi Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow memiliki potensi kelautan melimpah. Namun, sebagian besar penggerak utamanya adalah nelayan kecil yang sehari-hari bergantung pada perahu tradisional dan alat tangkap sederhana.

Nelayan Kecil Pilar Utama Ketahanan Pangan
Jajaran Pengurus DPC HNSI Bolmong menegaskan bahwa nelayan pesisir skala kecil merupakan pilar utama dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga ketersediaan gizi dan ketahanan pangan masyarakat lokal.

Oleh karena itu, perhatian pemerintah tidak boleh hanya terfokus pada modernisasi skala besar, melainkan harus menyentuh kebutuhan mendasar para nelayan kecil yang paling rentan terhadap cuaca ekstrem dan fluktuasi ekonomi.

“Nelayan tradisional dan nelayan kecil di pesisir Bolmong adalah garda terdepan ekonomi bahari kita. Mereka membutuhkan keberpihakan nyata dari pemerintah daerah, mulai dari kemudahan akses BBM bersubsidi, bantuan alat tangkap yang tepat guna, hingga perlindungan keselamatan kerja,” tegas perwakilan DPC HNSI Bolmong.

Tiga Poin Utama Sorotan HNSI Bolmong
Dalam dorongannya kepada pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Bolmong, DPC HNSI Bolmong menggarisbawahi tiga hal mendesak yang memerlukan intervensi kebijakan:

Akses Logistik dan Sarana Prasarana: Ketersediaan solar bersubsidi yang terjangkau dan tepat sasaran serta pembenahan fasilitas tempat pelelangan maupun tambat labuh perahu nelayan.

Jaminan Keselamatan dan Perlindungan Sosial: Pemenuhan asuransi nelayan serta bantuan alat keselamatan melaut seperti life jacket dan navigasi dasar.

Pemberdayaan Ekonomi dan Stabilisasi Harga: Pendampingan pengolahan hasil tangkapan agar memiliki nilai tambah serta perlindungan harga jual di tingkat nelayan agar tidak terperosok saat musim panen ikan.

Siap BERSINERGI dan Mengawal Program Daerah
DPC HNSI Bolmong menyatakan kesiapannya untuk duduk bersama dengan Dinas Perikanan dan instansi terkait guna menyusun pemetaan data nelayan kecil yang akurat dan berbasis fakta lapangan.

Dengan sinergi yang kuat antara HNSI dan pemerintah daerah, diharapkan setiap program bantuan serta regulasi pemberdayaan benar-benar menyasar nelayan tradisional yang membutuhkan, demi terwujudnya masyarakat pesisir Bolaang Mongondow yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close