Kotamobagu

Pertama di Sulut! Kotamobagu Terapkan Siskeudes Non Tunai

KOTAMOBAGU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dimana kali ini di bidang transformasi digital tata kelola pemerintahan desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berkolaborasi dengan Bank SuluGo, Pemkot Kotamobagu telah sukses melaksanakan uji coba (pilot project) implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Transaksi Non Tunai ( TNT) di Desa Pontodon Timur dan Desa Bungko.

Dengan keberhasilan transformasi ini, menjadikan Kota Kotamobagu sebagai Daerah pertama di Provinsi Sulawesi Utara serta Daerah Kedua di Pulau Sulawesi yang berhasil mengimplementasikan sistem transaksi non tunai lewat aplikasi Siskeudes.

Melalui Kepala DPMD Kota Kotamobagu, Chelsia Paputungan, ST.,ME., menerangkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari perhatian dan suport penuh dari Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp. M., dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.,H., yang dari awal selalu mendorong percepatan implementasi kebijakan pemerintah pusat terkait transaksi non tunai di desa.

” Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota juga meminta kami terus memperkuat koordinasi dengan Bank SuluGo sebagai mitra perbankan sehingga implementasi sistem dapat berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan,” ujar Chelsia.

Saat uji coba dilaksanakan pada dua desa yakni Desa Pontodon Timur dan Desa Bungko telah berhasil melakukan transaksi pemindahbukuan melalui aplikasi Siskeudes Transaksi Non Tunai yang telah terintegrasi dengan Cash Management System (CMS) Bank SuluGo. Integrasi ini menjadikan langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, efektif, efisien dan aman.

Chelsia mengatakan bahwa keberhasilan ini menjadikan tonggak penting bagi Kota Kotamobagu dalam mendukung transformasi digital pada pemerintahan desa.

” Keberhasilan ini menjadi capaian yang membanggakan bagi Kota Kotamobagu. Selain memjadi daerah pertama di Provinsi Sulawesi Utara yang berhasil mengimplementasikan Siskeudes Transaksi Non Tunai, Kota Kotamobagu juga tercatat sebagai daerah kedua di Pulau Sulawesi yang sukses menerapkan sistem ini,” tukas Chelsia.

Chelsia juga menegaskan bahwa keberhasilan pilot project bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari implementasi yang akan diperluas ke seluruh desa di Kota Kotamobagu. Sebab itu, seluruh pemerintah desa diharapkan mulai mempersiapkan diri agar penerapan sistem dapat berjalan optimal.

” Sistem ini akan semakin memperkuat transparansi, akuntabitas, efisiensi, serta keamanan dalam pengelolaan keuangan desa sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kedepannya, pemerintah berkomitmen untuk terus-menerus melakukan pendampingan kepada seluruh pemerintah desa selama proses implementasi berlangsung, untuk mempercepat proses transformasi digital pada pengelolaan keuangan desa, dimana proses ini akan dapat mewujudkan tata kelola keuangan desa, dan dapat meminimalisir resiko transaksi tunai serta pengelolaan keuangan desa yang semakin modern, profesional, terhadap pelayanan publik kedepannya (SAR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close