AdvertorialBolmong

Pemkab Bolmong Gelar Vaksinasi Tahap Dua

BOLMONG – Pemerintah terus fokus mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Terbukti, hingga saat ini proses penyuntikan vaksin Covid-19 pun terus dilakukan. Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Pemerintah Kabupten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan (Dimkes) Kamis, (4/3), kembali menerima sebanyak 1.000 dosis vaksin Covid-19 tahap dua yang didistribusikan oleh Dinkes Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Hal itu menyusul setelah sebelumnya, Pemkab Bolmong menerima 2.000 dosis vaksin covid-19 tahap satu. Vaksinasi tahap pertama itu bagi Forkopimda dan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Bolmong. Sementara, sebanyak 1.000 dosis yang baru masuk itu, diperuntukan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Bolmong, yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Para petugas agama, perangkat desa serta wartawan yang biasa meliput di wilayah Pemkab Bolmong juga masuk tahap dua ini disuntik vaksin covid-19. Seperti dikehatui, pencanangan vaksinasi Covid-19 tahap satu sudah digelar pada 5 Februari 2021 lalu. Kemudian, penyuntikan vaksin tahap satu dosis kedua dilaksanakan, 19 Februari 2021, tepatnya di Kantor Bupati Bolmong, Kecamatan Lolak. Keduanya dicanangkan oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.

Kepala Dinkes Bolmong, dr Erman Paputungan menjelaskan, jumlah penerima vaksinasi tahap pertama di Bolmong sampai saat ini sudah mencapai 82 persen, sedangkan tahap satu dosis kedua sudah 50 persen.”Ditargetkan proses vaksinasi untuk tahap satu selesai bulan ini. Ada beberapa tenaga kesehatan juga masih menunggu hasil pemeriksaan,” jelas Erman. Ia pun terus mengedukasi masyarakat agar tak termakan berita hoax terkait vaksin covid-19 ini. “Vaksin ini sudah melalui uji klinis dari para ahli, sudah mendapat rekomendasi dari BPOM RI bahwa vaksin ini aman dan mendapat sertifikasi halal MUl,” katanya. Pemkab Bolmong juga Jumat, (5/3/), kembali melakukan vaksinasi covid-19 kepada para pelayan publik, bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang. Direktur RSUD Datoe Binangkang, dr Debby Kulo mengatakan, penyuntikan vaksin itu merupakan lanjutan vaksinasi pada gelombang pertama. “Vaksinasi tadi itu masih vaksin tahap satu untuk dosis kedua,” kata Debby.

Ia menjelaskan, vaksin virus corona tidak tidak serta merta menimbulkan imunitas atau kekebalan tubuh usai disuntikan pertama kalinya. Sehingga dibutuhkan penyuntikan vaksin dosis kedua untuk menghasilkan kekebalan yang optimal. “Kita wajib untuk melaksanakan penyuntikan pada dosis kedua untuk dapat menghasilkan kekebalan yang optimal, yang dibangun oleh tubuh kita sehingga imunitas kita makin kuat melawan Covid-19,” jelasnya. Lanjutnya, dosis pertama vaksin berfungsi untuk mengenalkan inactivated virus atau virus tak aktif ke tubuh. Melalui vaksin dosis pertama, vaksin akan bekerja sama dengan tubuh untuk membentuk system kekebalan atau antibody baru. “Vaksin dosis kedua berperan sebagai booster atau menguatkan vaksin. Membuat antibodi yang terbentuk itu semakin kuat dan optimal,” ujarnya. Lanjutnya, seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat tidak perlu khawatir, dan takut untuk melakukan vaksinasi. “Selain bagus untuk menangkal virus covid-19, juga aman dan halal,” pungkasnya. (sal/adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: