BolmongKotamobagu

Temui Wakil Walikota, Dua Tokoh Pemuda Ini Nyatakan Dukung Lolayan Gabung Kotamobagu

IMG-20150616-02699

ProBMR, Kotamobagu- Wacana Kecamatan Lolayan gabung dengan Wilayah Kota Kotamobagu memasuki babak baru. Dukungan dari elemen masyarakat Lolayan mulai  berdatangan. Hal ini dibuktikan dengan kedatangan dua tokoh pemuda Kecamatan Lolayan, masing-masing Ali Kobandaha dan Kano Tantolowa,  yang menemui Wakil Walikota diruang kerjanya, selasa (16/06) siang tadi. Untuk memberikan dukungan gabungnya Lolayan masuk wilayah Kota kotamobagu.

Pantauan ProBMR, pertemuan dua tokoh pemuda  berlatar belakang jurnalis dengan Wakil Walikota, berjalan dengan santai dan penuh dengan suasana kekeluargaan.

Menurut Wakil Walikota Djainudin Damopolii, untuk penggabungan Lolayan masuk wilayah Kota Kotamobagu pihak Pemerintah Kota Kotamobagu  telah menemui Bupati Bolmong  dan DPRD, membicarakan soal penggabungan.

“Kami tinggal menunggu sikap dari pemerintah Kabupaten Bolmong,” Ungkapnya.

Disinggung soal adanya isu kepentingan politik dalam pengabungan wilayah Lolayan, Jainuddin menegaskan tak ada tendensi apapun wilayah Lolayan bergabung dengan Kota Kotamobagu.

“Kepentingan kami murni, soal pelayanan Pemerintah kepada masyarakat. Dalam undang-undang jelas pemekaran dan penggabungan wilayah kepentingannya adalah untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” Ujarnya dengan wajah serius.

Sementara, Ali Kobandaha, saat diwawancarai usai pertemuan, menyampaikan sangat respon dengan pernyataan Wakil Walikota. Menurutnya, masyarakat Lolayan akan sangat terbantu jika penggabungan bisa terealisasi. Tidak hanya pada pelayanan pemerintah yang semakin dekat, tapi pada pembanguan Infrastruktur di Lolayan akan lebih tersentuh. Namun Kata Ali, semuanya tergantung masyarakat Lolayan, serta kebijakan Pemerintah daerah untuk rela melepas sebagian wilayah masuk Kota kotamobagu.

“Kami sengaja menemui Wakil Walikota untuk memastikan keseriusan pihak pemerintah Kota Kotamobagu dalam rangka penggabungan Wilayah Lolayan, serta mengklarifikasi isu-isu yang berkembang dimasyarakat lolayan terkait soal penggabungan. Mudah-mudahan penggabungan wilayah segera terealisasi demi kepentingan Masyarakat Lolayan dimasa yang akan datang,” Ungkapnya.

Hal yang sama disampiakan Kano tantolowa, pertemuan dengan Wakil walikota sebagai benrtuk kepedulian kepada masa depan daerah. Menurutnya, pemerintah Kabupaten Bolmong dan DPRD segera merespon , aspirasi masyarakat Lolayan.

“Ini menjadi tugas  sebagai pemuda, gabungnya Kecamatan Lolayan masuk wilayah Kota Kotamobagu adalah harga mati,” Ujarnya dengan mimik serius.

Sebagai Informasi, untuk menunjang luas Kota Kotamobagu sebagai calon ibukota Provinsi Bolaaang Mongondow Raya, Pemerintah Kota Kotamobagu  beberapa waktu lalu, menemui Bupati Bolaang Mongondow, untuk meminta persetujuan gabungnya wilayah Passi dan Lolayan bergabung dengan Kota Kotamobagu, namun sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak Pemerintah Kabupaten Bolmong. (ddj)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: