AdvertorialBolmong

Pemkab Bolmong Salurkan Bantuan Sembako, Pupuk dan Bibit

BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menyalurkan bantuan pangan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di 15 kecamatan se Bolmong, Rabu (6/5). Pelepasan kendaraan logistik dipimpin langsung oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. Bantuan Pemkab Bolmong itu juga untuk mewujudkan program Orang Desa Sehat Kuat lawan Covid-19 di 200 desa dan 2 kelurahan di Bolmong.

Bupati juga didampingi Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Ketua TP PKK Bolmong Lesly Kaligis, Kajari Kotamobagu Hadianto SH, dan Sekretaris Daerah Bolmong Tahlis Gallang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat.

Diketahui, pemkab akan memberikan bantuan sembako kepada sebanyak 8.370 Kepala keluarga (KK), dimana masing-masing KK mendapatkan beras sebanyak 36 kilogram, minyak kelapa dua liter, empat buah ikan kaleng, telur 30 butir dan lima susu kaleng.

Dalam sambutannya, bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Bolmong atas kinerja dalam penyediaan bantuan itu. “Kelihatannya Bolmong sedikit terlambat, tetapi inshallah pada bulan Mei ini ada dua kali penyaluran bantuan, itu dikarenakan pembahasan kita baru selesai karena butuh waktu dalam penyediaan beras, awalnya dengan Bulog akan tetapi mereka sanggupnya sekitar tanggal 20 baru penyediaanya ada. Sehingga untuk sementara kita mencari di tempat lain agar kebutuhan masyarakat bisa tertangani dengan cepat,” jelas Yasti.

Lanjutnya, dengan menggunakan APBD, Pemkab pun men top up anggaran kepada sebanyak 4.122 KK selaku penerima BPNT yang bersumber dari APBN. “Bantuan BPNT nilainya 200 ribu rupiah, sedangkan bantuan yang disalurkan pemkab Bolmong  totalnya 600 ribu Rupiah. Menanggapi itu, supaya adil kita melakukan top up dalam bentuk beras premium 36 kilo gram, sehingga semua sama total nilainya 600 ribu,” ujarnya.

Sementara untuk BLT yang bersumber dari Dana desa (Dandes), Yasti mengakui memang berada di luar APBD murni, kendati itu dikelola langsung oleh Kepala desa (Kades), namun menurutnya Pemkab tentu bertanggungjawab dalam memberikan pembinaan dan pengarahan agar supaya seluruh bantuan baik yang disalurkan lewat APBD maupun Dandes bisa tepat sasaran. “Saya sudah instruksikan kepada para camat agar mendampingi para Kades dalam penyaluran sembako maupun BLT kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, agar supaya penerimanya betul-betul yang berhak, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Gerakan Menanam dan Penyerahan Bantuan Pangan

Di hari yang sama, bupati Yasti juga menghadiri kegiatan gerakan tanam yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan untuk mendukung ketahanan pangan dalam rangka percepatan penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Bolmong. Pada kesempatan itu, Yasti mengungkapkan Bolmong merupakan Daerah pertama di Indonesia yang menerapkan konsep ketahanan pangan sebagai strategi penanganan Covid-19. “Pada 9 April lalu Sekda pimpin rapat refocusing anggaran. Ketahanan pangan sudah dibahas dan dijadikan keputusan untuk menghadapi Covid-19 dengan memperkuat sektor ketahanan pangan, kesehatan serta Bansos. Sementara pada 13 April Presiden Joko Widodo mengeluarkan perintah untuk memperkuat ketahanan pangan. Ini berarti kita satu pemikiran dengan Presiden,” tutur Yasti.

Bupati Yasti mengatakan, bantuan bibit pertanian akan menggerakan ekonomi ril di Bolmong. Ia mencontohkan bantuan bibit jagung Bisi 18 pada lahan 10 ribu hektare. “Misalnya satu hektar ada 50 ton berarti ada 150 ton dan jika di 300 ribu rupiah ada sekitar 450 miliar yang berputar di Bolmong, begitu pula bantuan bibit padi,” jelas Yasti. Pada kegiatan itu, Yasti menyerahkan secara simbolis kepada sejumlah warga berupa bantuan bibit benih padi dari Dinas pertanian sebanyak 211.850 kilogram, pupuk POC 22.208 liter, pupuk Urea 700 ribu kilogram, serta pupuk NPK 525 ribu.

Selain itu, ia juga memberikan benih jagung bisi 18 sebanyak 200 ribu kilogram dari Dinas Perkebunan, pupuk cair ZPT 24 ribu liter, bibit jagung manis 150 sachet dan pupuk kompos untuk 30 lokasi serta bantuan benih ikan. Setelah memberikan bantuan, bupati kemuadian melakukan penanaman jagung di lahan samping Dinas Pertanian Bolmong. (sal/adv)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: